Pada tahun 2023, Menteri Petanian RI memutuskan tentang penetapan jenis PENYAKIT HEWAN MENULAR STRATEGIS (PHMS). Jenis penyakit hewan tersebut berjumlah 18 (sudah ditemukan di Indonesia) dan 3 jenis diantaranya sebagai penyakit eksotis (belum ada di Indonesia namun diwaspadai karena berpotensi mengancam). Jenis penyakit yang menyerang sapi dan ruminansia sebanyak 10 jenis penyakit. PHMS menjadi prioritas pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan. Dalam buku ini dibahas 9 jenis PHMS pada sapi dan ruminansia.
Buku ini menekankan pada tindakan diagnosis di lapangan, cara pengobatan dan teknik pengendalian agar penyakit tidak menyebabar. Agar diagnosis di lapangan mendekati akurasi yang tepat (sambil menunggu pemeriksaan laboratorium) dijelaskan juga diagnosis banding untuk beberapa penyakit. Selain itu beberapa penyakit besifat pathognomonis sehingga memudahkan petugas di lapangan untuk bertindak. Untuk menambah wawasan, dimuat juga tentang riwayat penyakit baik di dunia terutama kejadian di Indonesia. Bagi praktisi lapangan (baik itu dokter hewan berwenang, staff Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pengusaha dan Pemilik Peternakan) serta mahsiswa Peternakan dan Kedokteran Hewan, dalam menangani dan menanggulangi penyakit hewan diperlukan buku panduan. Buku tersebut diperlukan terutama bagi siapa saja yang masih memerlukan eksplorasi dan pengalaman di lapangan. Buku panduan ini dapat dipergunakan untuk melakukan diagnosis dan identifikasi penyakit, pengobatan dan tindakan pencegahan atau pengendalian penyakit. Selain itu dapat dipergunakan juga untuk mengatasi penyakit menular, penyakit menular yang bersifat zoonosis dan penyakit menular yang belum ditemukan obatnya.
PRAKATA v
DAFTAR ISI vii
DAFTAR TABEL xiii
DAFTAR GAMBAR xv
BAB I. PENDAHULUAN 1
Daftar Pustaka 2
BAB II. ANTRAKS 5
1. Pendahuluan 5
2. Penyebab Penyakit 6
3. Penularan Penyakit dan Kejadian di Indonesia 7
A. Penularan Penyakit 7
B. Kasus dan Kejadian di Indonesia 8
4. Gejala Klinis 11
5. Pengobatan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 12
A. Pengobatan 12
B. Pencegahan dan Vaksinasi 13
C. Pengendalian Penyakit 15
Daftar Pustaka 16
BAB III. BRUCELLOSIS
1. Pendahuluan 25
2. Penyebab Penyakit 27
3. Penularan Penyakit 28
4. Gejala Klinis 29
5. Kelainan Paska Mati 31
6. Dampak Ekonomi 32
7. Diagnosis 32
8. Pengobatan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 34
A. Pengobatan 34
B. Pencegahan Penyakit 36
C. Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit 38
Daftar Pustaka 41
BAB IV. SEPTICAEMIA EPIZOOTICA 45
1. Pendahuluan 45
2. Penyebab Penyakit 46
3. Masa Inkubasi 47
4. Gejala Klinis 48
5. Kelainan Paska Mati 50
6. Dampak Ekonomi 51
7. Diagnosis 51
8. Pengobatan dan Vaksinasi 52
A. Pengobatan 52
B. Vaksinasi 52
Daftar Pustaka 54
BAB V. INFECTIOUS BOVINE RHINOTRACHEITIS (IBR) INFECTIOUS PUSTULAR VULVOVAGINITIS (IPV) 57
1. Pendahuluan 57
2. Penyebab Penyakit 58
3. Penularan Penyakit 59
4. Gejala Klinis 60
5. Kelainan Paska Mati 65
6. Diagnosis 65
7. Diagnosis Banding 67
8. Pengendalian dan Vaksinasi 68
Daftar Pustaka 70
BAB VI. LEPTOSPIROSIS 73
1. Pendahuluan 73
2. Penyebab Penyakit 74
3. Penularan Penyakit 75
4. Gejala Klinis 76
5. Kelainan Paska Mati 78
6. Diagnosis 78
7. Diagnosis Banding 79
8. Pengobatan dan Pengendalian Penyakit 80
A. Pengobatan 80
B. Vaksinasi dan Pengendalian Penyakit 81
Daftar Pustaka 83
BAB VII. JEMBRANA 85
1. Pendahuluan 85
2. Penyebab Penyakit 86
3. Penyebaran dan Penularan Penyakit 88
4. Gejala Klinis 89
5. Kelainan Paska Mati 92
6. Diagnosis 95
7. Diagnosis Banding 96
8. Vaksinasi 96
Daftar Pustaka 97
BAB VIII. HELMINTHIASIS 99
1. Pendahuluan 99
2. Parasit Cacing Pada Sapi 101
3. Beberapa Helminthiasis Penting Pada Sapi 102
A. Trichostrongylus axei 102
a. Klasifikasi 102
b. Morfologi 102
c. Habitat 103
d. Gejala Klinis 103
e. Pengobatan 104
B. Cooperia onchopora 104
a. Klasifikasi 104
b. Habitat 104
c. Patogenesis 105
d. Pengobatan 105
C. Bunostomum phlebotomum 105
a. Klasifikasi 105 b. Morfologi 106
c. Habitat 106
d. Siklus Hidup 106
e. Patogenesis 106
f. Pengobatan 107
4. Epidemiologi Cacing Parasit 107
5. Strategi Pengendalian Helminthiasis 107
6. Dampak Ekonomi 109
Daftar Pustaka 110
BAB IX. SURRA 115
1. Pendahuluan 115
2. Penyebab Penyakit 116
3. Penularan dan Penyebaran Penyakit 118
A. Penularan Penyakit 118
B. Penyebaran Penyakit 119
4. Gejala Klinis 122
5. Diagnosis 123
6. Dampak Ekonomi 125
7. Pengobatan 126
Daftar Pustaka 128
BAB X. PENYAKIT MULUT DAN KUKU 131
1. Pendahuluan 131
2. Penyebab Penyakit 132
3. Penularan 134
4. Gejala Klinis 136
5. Dampak Ekonomi 136
6. Diagnosis 137
7. Diagnosis Banding 138
8. Vaksinasi dan Pengendalian Penyakit 138
Daftar Pustaka 141
BAB XI. LUMPY SKIN DISEASE (LSD) 145
1. Pendahuluan 145
2. Penyebab Penyakit 147
3. Gejala Klinis 149
4. Dampak Ekonomi 153
5. Diagnosis 154
6. Diagnosis Banding 155
7. Pengobatan 156
8. Vaksinasi dan Pengendalian Penyakit 157
A. Vaksinasi 157
B. Pengendalian Penyakit 158
Daftar Pustaka 159
BAB XII. BABESIOSIS 165
1. Pendahuluan 165
2. Penyebab Penyakit 166
3. Penularan Penyakit dan Kejadian di Indonesia 168
A. Penularan Penyakit 168
B. Kasus dan Kejadian di Indonesia 169
4. Gejala Klinis 172
5. Kelainan Paska Mati 173
6. Dampak Ekonomi 175
7. Diagnosis 176
8. Diagnosis Banding 179
9. Pengobatan dan Pencegahan Penyakit 180
A. Pengobatan 180
B. Pencegahan Penyakit 182
Daftar Pustaka 184
GLOSARIUM 187
TENTANG PENULIS 193