Dalam arus globalisasi dan digitalisasi yang serba cepat, dakwah kerap terjebak dalam format formal dan modern yang belum tentu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Padahal, di tengah masyarakat Nusantara yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, media tradisional tetap memiliki daya hidup yang kuat sebagai sarana komunikasi yang membumi dan menyentuh. Buku ini hadir untuk menghidupkan kembali peran strategis media tradisional dalam dakwah Islam. Dengan pendekatan komunikasi yang kontekstual dan budaya yang inklusif, penulis mengeksplorasi berbagai bentuk seni tradisional seperti pertunjukan wayang, sinrilik, kecapi, syair, rebana, hingga teater rakyat sebagai wahana menyampaikan nilai-nilai Islam secara estetis, persuasif, dan akrab dengan budaya masyarakat setempat. Dalam kerangka komunikasi dakwah, penulis mengajak pembaca untuk memahami bahwa kearifan lokal bukanlah sekadar warisan budaya, tetapi juga sarana strategis untuk menyentuh hati masyarakat. Dengan pendekatan yang integratif antara teori komunikasi dan praktik budaya, buku ini menawarkan pemahaman baru tentang pentingnya media tradisional dalam menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai, santun, dan menyatu dengan kehidupan masyarakat. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan reflektif, buku ini menyajikan kerangka teoritis yang kuat dipadukan dengan praktik lapangan, studi kasus, serta nilai-nilai filosofis dari komunikasi dakwah. Penulis menegaskan bahwa dakwah bukan semata penyampaian pesan, melainkan juga seni memahami audiens, membangun jembatan emosional, dan menanamkan makna secara kultural. "Komunikasi Dakwah Melalui Media Tradisional" adalah karya penting bagi para dai, pendidik, seniman, akademisi, serta siapa saja yang peduli dan tertarik mengembangkan metode dakwah yang relevan, menyentuh, membumi dan berbasis budaya. Buku ini membuka ruang dialog antara warisan budaya lokal dan pesan ilahiah yang universal, menuju dakwah yang lebih ramah, kreatif, dan mengakar.
Kata Pengantar v
Prakata xi
Daftar Isi xvii
Daftar Tabel xxi
Daftar Gambar xxiii
Bab 1 Komunikasi dan Dakwah Sebagai Tindakan Sosial 1
A. Pengantar 1
B. Memahami Proses Komunikasi 2
C. Komunikasi, Dakwah dan Karakteristik Manusia 15
D. Komunikasi Islam 36
Bab 2 Dasar-Dasar Dakwah 57
A. Pengantar 57
B. Konsep Tauhid, Ittiba’ dan Tazkiyah 59
Bab 3 Dakwah Kepada Kaum yang Berbeda Keyakinan 79
A. Pengantar 79
B. Unsur-Unsur Dakwah 80
C. Penjelasan Tentang Adanya Tuhan 101
Bab 4 Bidang Komunikasi Dakwah 123
A. Perencanaan dan Strategi Dakwah 123
B. Penerapan Perencanaan dan Strategi Dakwah Pada Masyarakat Modern 133
C. Model Proses Perencanaan 137
D. Perencanaan dan Komunikasi Dakwah 141
E. Hubungan Perencanaan Komunikasi dan Kebijakan Dakwah 144
Bab 5 Urgensi Teori dalam Perencanaan Dakwah 155
A. Kontribusi Teori dalam Dakwah 155
B. Teori dan Dalil dalam Ajaran Islam 158
C. Pendekatan Teori dalam Komunikasi Dakwah 159
D. Kedudukan Teori dan Implikasinya dalam Perencanaan Komunikasi Dakwah 204
E. Perencanaan Dakwah dengan Pendekatan Sistem 206
F. Strategi Komunikasi Dakwah 210
G. Prinsip Dasar dalam Strategi Dakwah 211
H. Memahami Sendi-Sendi Dakwah 219
Bab 6 Memanfaatkan Media Tradisional dalam Berdakwah 247
A. Pentingnya Media dalam Berdakwah 247
B. Konten Dakwah di Media Sosial 249
C. Strategi Dakwah di Media Sosial 253
D. Komunikasi Dakwah Melalui Media Tradisional 255
E. Bentuk Media Tradisional yang Digunakan dalam Berdakwah 259
F. Dakwah Para Wali Melalui Media Tradisional 263
Bab 7 Komunikasi Ritual, Komunikasi Transendental dan Komunikasi Tradisonal 281
A. Komunikasi Ritual dan Media Tradisional 281
B. Komunikasi Transendental dan Media Tradisional 285
C. Komunikasi Tradisional dan Media Tradisional 289
D. Keterhubungan Komunikasi Ritual, Komunikasi Transendental, Komunikasi Tradisional dengan Media Tradisional 294
E. Beberapa Teori yang Terkait dengan Media Tradisional 297
Daftar Pustaka 321
Glosarium 329
Lampiran-Lampiran 341