Sebagai salah satu pilar utama dalam sistem politik modern, keberadaan partai politik dan pemilu tidak dapat dilepaskan dari proses panjang evolusi demokrasi di Indonesia. Sejak reformasi 1998, transformasi sistem kepartaian dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan—baik dari sisi kerangka hukum, partisipasi masyarakat, praktik politik electoral hingga masalah yang menyertainya. Perjalanan ini menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia terus mengalami pasang surut yang tinggi mengikuti dinamika sosial, politik, teknologi, dan budaya yang terjadi. Perubahan sistem kepartaian dari model oligarkis terpusat menjadi lebih terbuka diiringi pula oleh tantangan baru: politisasi identitas, disinformasi digital, hingga dominasi elite dalam struktur partai. Di sisi lain, pemilu sebagai mekanisme demokratis juga terus menghadapi ujian dalam menjaga integritas, inklusivitas, serta partisipasi pemilih—khususnya dari kalangan muda yang kini menjadi pemilik suara terbanyak. Dalam konteks inilah penting untuk terus memeriksa ulang bagaimana wajah sistem kepartaian dan pemilu kita hari ini dilihat dari perspektif generasi muda yang terlibat langsung sebagai pemilih dan pengamat kritis. Buku ini memuat lima belas tulisan terpilih yang secara umum mengkaji berbagai aspek krusial dalam studi kepartaian dan pemilu kontemporer di Indonesia, mulai dari strategi kampanye digital, politik identitas, perilaku pemilih muda, hingga representasi perempuan dalam politik.
Kata Pengantar v
Prakata vii
Daftar Isi xi
Transformasi Partai Politik di Era Digital: Inovasi Kampanye dan Mobilisasi Pemilih pada Pemilu (Ahmad Ferdiansyah, Ari Supriadi) 1
Strategi Komunikasi Politik Prabowo-Gibran Dalam Kampanye di Pemilu 2024 (Afif Satriyo Ramadhan, Davril Pardede) 15
Re-read Partisipasi Politik dalam Bayang-Bayang Orde Baru Kemunculan Multi Partai Masa Reformasi (Mochammad Ramadhan Shofiyulloh, Muhammad Jovan Patriot Putra) 31
Dinamika Sistem Kepartaian dan Politik Lokal di Era Desentralisasi: Studi Kasus Pilkada Kota Batu 2024 (Afifa Nuraini, Fansa Salsabila) 47
Pendekatan dalam Memahami Perilaku Memilih “Dari Hati atau dari Logika? Cara Ilmu Menjelaskan Perilaku Memilih” (Vandha Eka Cahyaningtyas, Siti Nur Nailatul Mufidah) 65
Populisme Pemilu di Indonesia: Antara Suara Rakyat dan Strategi Politik (Alvinanda Rizky Rahmadina, Bening Hayu Susanto) 83
Demokrasi dan Pemilu di Indonesia: Antara Partisipasi Rakyat dan Politik Uang (Dayinta Puja K.W, Fera Kurnia Sari) 97
Sistem Pemilu Orde Reformasi: Menakar Demokrasi, Partisipasi dan Tantangan Struktural (Exsa Mayuki, Alvi Putri Firdaus) 111
Politik Tiga Arah: Ketika Partai, Kelompok Kepentingan dan Kelompok Penekan Berebut Panggung (Intan Dwi Astuti, Rettycatarina Adi Putri) 125
Menelusuri Pola Partisipasi Politik di Indonesia: Membandingkan Dinamika Pemilih di 3T dan Perkotaan (Firza Aditya Saputra dan Bima Bagus Prayoga) 141
Book Chapter Sistem Kepartaian dan Pemilu Indonesia “Ketika Demokrasi Dibungkam Kisah dibalik Pemilu Orde Baru” (Naila Febriana Akmalia, Muhammad Alsafik Ruhunnusa) 155
Demokrasi Elektoral di Indonesia: Antara Konsolidasi Prosedural dan Regresi Substantif (Arjuna Aurelyan Adham, Dani Ramadhan) 171
Transformasi Sistem Kepartaian dan Dinamika Pemilu di Indonesia Pasca-Reformasi (Rifqi Irwandi Akmal Putra, Salsabilla Tasya Rusantiyady) 189
Pilkada Tanpa Pilihan? Dinamika Demokrasi Elektoral Calon Tunggal di Banjarbaru 2024 (Ramlira Noor Aulia Septiani, Wardah Kamelia Mardiyanto) 201
Peran Media Sosial dalam Kampanye Pemilu: Antara Informasi dan Disinformasi (Imelda Dhea Margareta, Arinta Kriswiyantini) 217
Pengaruh Hoaks dan Disinformasi Terhadap Polarisasi Politik pada Pemilu di Indonesia (Nur Abidatum M.A, Jingga Kesumayanti) 231
Biodata Singkat Editor 245