Pangan fungsional menjadi suatu kebutuhan bagi manusia yang menginginkan hidup sehat lahir dan batin. Pangan biasa, pangan bergizi dan pangan fungsional berbeda dengan food supplement dan obat dilihat dari kenampakannya sebagai makanan dan sebagai obat. Pangan tradisional atau pangan lokal menjadi alternatif solusi yang sudah dikembangkan oleh nenek moyang manusia secara turun temurun, yang di dalamnya secara langsung atau tidak langsung sudah mengandung senyawa bioaktif pada pangan fungsional. Makanan erat hubungannya dengan kesehatan dan penyakit, sehingga pangan fungsional sangat dibutuhkan manusia untuk menjaga kesehatan.
PRAKATA v
DAFTAR ISI vii
DAFTAR TABEL xiii
DAFTAR GAMBAR xv
BAB 1. Pendahuluan 1
A. Pangan Tradisional sebagai Pangan Fungsional 1
B. Pangan Tradisional sebagai Alternatif Makanan Pokok 4
C. Diversifikasi Pangan Pokok 6
D. Keamanan Pangan Fungsional Berbasis Pangan Tradisional 7
E. Paradigma Baru dalam Mengkonsumsi Makanan Fungsional 10
F. Peluang Tanaman Rempah dan Obat sebagai Pangan Fungsional 14
G. Permasalahan dan Tantangan Pangan Fungsional 18
Daftar Pustaka 19
BAB 2. Makanan, Kesehatan dan Penyakit 7
A. Hubungan Makanan, Kesehatan dan Penyakit 21
B. Penyakit yang Berhubungan dengan Diet (Makanan) 23
C. Perbedaan Pangan Biasa, Pangan Bergizi dan Pangan Fungsional 25
Daftar Pustaka 31
BAB 3. Pengembangan Pangan Fungsional Obat Alami dan Obat Sintetik 33
A. Makanan adalah Obat 34
B. Pangan Fungsional 35
C. Cara Nenek Moyang Menemukan Obat Alami 36
D. Pengembangan Obat Alami 37
E. Perkembangan Obat Alami di Indonesia 38
F. Obat Sintetis 40
G. Dari Tradisional ke Fungsional 40
Daftar Pustaka 44
BAB 4. Senyawa Bioaktif Pada Pangan Fungsional 45
A. Pengertian 45
B. Contoh-Contoh Senyawa Bioaktif 46
C. Kacang-Kacangan 61
Daftar Pustaka 62
BAB 5. Serat Pangan 65
A. Pengertian Serat Pangan 65
B. Sumber dan Jenis Serat Pangan 67
C. Macam-macam Serat Makanan 68
D. Metabolisme Serat Pangan 69
E. Fungsi Serat Makanan (Dietary Fiber) 69
F. Serat Pangan dan Kesehatan 71
Daftar Pustaka 73
BAB 6. Antioksidan 75
A. Pengertian Antioksidan 75
B. Golongan Antioksidan 76
C. Jenis Antioksidan 78
D. Karotenoid 80
E. Bioflavonoid 80
F. Mineral 81
G. Fungsi Antioksidan 81
H. Sumber-Sumber Bahan Pengawet dan Antioksidan 82
Daftar Pustaka 84
BAB 7. Gula Alkohol 85
A. Pengertian Gula Alkohol 85
B. Macam-Macam Gula Alkohol 85
C. Gula Alkohol dalam Pangan Fungsional 90
Daftar Pustaka 92
BAB 8. Probiotik 95
A. Pengertian Probiotik 95
B. Manfaat Probiotik 97
C. Kriteria Probiotik yang Efektif 99
D. Efek Kesehatan dari Probiotik 100
E. Probiotik sebagai Growth Promotor 101
F. Probiotik sebagai Solusi 101
G. Probiotik versus Bahan Kimia 102
H. Pemilihan Bakteri Probiotik 103
I. Sumber Probiotik 104
Daftar Pustaka 105
BAB 9. Prebiotik 107
A. Pengertian dan Kelompok Prebiotik 107
B. Peran Prebiotik 111
Daftar Pustaka 114
BAB 10. Asam Lemak Omega 115
A. Definisi Lemak 115
B. Metabolisme Lemak 116
C. Klasifikasi Lemak 116
D. Metabolisme Asam Lemak di Hati 118
E. Asam Lemak Esensial 118
F. Sumber Asam Lemak Esensial 120
Daftar Pustaka 124
BAB 11. Fitosterol 125
A. Pengertan Fitosterol 125
B. Macam-Macam Fitosterol 126
C. Sumber-Sumber Fitosterol 128
D. Absorbsi dan Metabolisme Fitosterol 129
E. Manfaat Fitosterol 130
F. Fungsi Fitosterol 131
G. Mekanisme Penurunan Kolesterol oleh Fitosterol 132
H. Aplikasi dan Produk Fitosterol 133
I. Efek Fitosterol dan Keamanannya 133
J. Fitosterol dalam Margarin 134
Daftar Pustaka 136
BAB 12. Kolin 137
A. Pengertian Kolin 137
B. Peran Kolin 138
C. Sumber dan Asupan 143
D. Zat Gizi Esensial dan Batas Aman Konsumsi 146
E. Biosintesa Senyawa Kolin 147
Daftar Pustaka 148
BAB 13. Peptida Bioaktif 149
A. Pengertian Peptida Bioaktif 149
B. Peptida Bioaktif dalam Makanan 151
C. Contoh Peptida Bioaktif 152
Daftar Pustaka 153
BAB 14. Isoflavon 155
A. Pengertian Isoflavon 155
B. Potensi Pemanfaatan Senyawa Isoflavon untuk Kesehatan 157
Daftar Pustaka 162
BAB 15. Pangan Fungsional pada Jeruk 163
A. Kandungan Vitamin C pada Buah Jeruk 163
B. Manfaat Buah Jeruk 164
C. Khasiat Buah Jeruk sebagai Pengobatan 165
D. Jenis-Jenis Buah Jeruk 166
E. Buah Jeruk sebagai Pangan Fungsional 168
Daftar Pustaka 170
BAB 16. Pangan Fungsional pada Tomat 171
A. Kandungan Vitamin pada Buah Tomat 171
B. Pemasakan Buah Tomat akan Lebih Baik 171
C. Manfaat dan Fungsi Tomat bagi Tubuh 172
D. Tomat sebagai Antioksidan 173
E. Manfaat Tomat Sebagai Obat 177
Daftar Pustaka 177
BAB 17. Pangan Fungsional pada Buah Mangga 179
A. Mangga 179
B. Klasifikasi Mangga (Mangifera indica) 179
C. Kandungan Buah Mangga 180
D. Senyawa Bioaktif Pada Mangga 181
E. Manfaat pada Buah Mangga dan Kandungannya 182
Daftar Pustaka 183
BAB 18. Pangan Fungsional pada Brokoli 185
A. Kandungan Gizi Brokoli 185
B. Senyawa Bioaktif 186
C. Manfaat Brokoli 187
D. Mekanisme Senyawa Aktif 188
Daftar Pustaka 190
BAB 19. Pangan Fungsional pada Kedelai 191
A. Kedelai 191
B. Manfaat Kesehatan Protein Kedelai 193
C. Pangan Fungsional pada Kedelai 194
D. Manfaat dan Efek Fisiologis Isoflavon pada Kedelai 195
Daftar Pustaka 197
BAB 20. Pangan Fungsional pada Ubi Jalar 199
A. Ubi Jalar 199
B. Pangan Fungsional pada Ubi Jalar 202
C. Senyawa Bioaktif 202
D. Kaitan dengan Kesehatan 205
Daftar Pustaka 207
BAB 21. Pangan Fungsional pada Dedak 209
A. Pangan Fungsional pada Dedak 209
B. Komponen Kimia Dedak 209
B. Komponen Kimia Dedak 210
Daftar Pustaka 217
BAB 22. Pangan Fungsional pada Ikan 219
A. Pangan Fungsional dan Nutrisi pada Ikan 219
B. Protein dan Peptida dari Ikan 220
C. Senyawa Fungsional pada Ikan 222
Daftar Pustaka 227
BAB 23. Pangan Fungsional pada Susu dan Turunannya 229
A. Susu 229
B. Pangan Fungsional pada Susu dan Produk Turunan 230
C. Senyawa Bioaktif 232
D. Manfaat Susu dan Produk Turunan bagi Kesehatan 234
Daftar Pustaka 236
BAB 24. Pangan Fungsional pada Tanaman Herbal 237
A. Temulawak 237
B. Jahe 241
C. Kencur 249
D. Kunyit 255
Daftar Pustaka 259
BIOGRAFI PENULIS 261