Buku "Advokasi Sosial dalam Praktik Pekerjaan Sosial" hadir sebagai respons terhadap kompleksitas permasalahan sosial yang semakin dinamis di masyarakat kontemporer. Dalam era transformasi sosial yang pesat, praktisi pekerjaan sosial dihadapkan pada tantangan untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya bersifat kuratif tetapi juga preventif dan transformatif. Buku ini mengemukakan betapa pentingnya peran advokasi sebagai instrumen strategis dalam memperjuangkan keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat marjinal. Melalui advokasi sosial, pekerja sosial dapat menjadi agen perubahan yang signifikan dalam mengatasi ketimpangan struktural dan sistemik yang selama ini menghambat kesejahteraan kolektif. Urgensi buku ini semakin nyaman mengingat masih minimnya literatur yang secara komprehensif membahas advokasi sosial dalam konteks praktik pekerjaan sosial di Indonesia.
Sistematika buku ini terstruktur dalam delapan bab yang dirancang secara sistematis untuk memberikan pemahaman holistik tentang advokasi sosial. Bab pertama memaparkan pengantar dalam pekerjaan social; Bab kedua memaparkan tentang landasan teoritis dan yuridis advokasi sosil; Bab ketiga membahasa tentang peran dan kompetensi pekerja social dalam advokasi; Bab keempat membahas tentang strategi dan teknik advokasi social; Bab kelima mengeksplorasi advokasi pada kelompok rentan; Bab keenam mendalami advokasi komunitas dan partisipasi public; Bab ketujuh mengkaji advokasi kebijakan public, kebijakan social dan reformasi sitem; dan terakhir, Bab kedelapan membahas evaluasi, tantangan, dan etika dalam advokasi sosial.
Buku ini memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat umum dan mahasiswa, khususnya mereka yang menempuh pendidikan kesejahteraan sosial. Bagi masyarakat, buku ini memberikan wawasan tentang hak-hak sosial yang seharusnya mereka terima serta cara mengakses berbagai sumber daya untuk memperjuangkan keadilan. Sementara bagi mahasiswa kesejahteraan sosial, buku ini menjadi panduan praktis dalam mengembangkan kompetensi advokasi yang merupakan salah satu keterampilan esensial dalam profesi pekerja sosial. Melalui penjelasan yang komprehensif dan studi kasus yang relevan, mahasiswa dapat memahami bagaimana menerapkan teori advokasi dalam konteks nyata. Dengan demikian, buku ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan tetapi juga berkontribusi pada pengembangan praktik pekerjaan sosial yang lebih responsif dan transformatif di Indonesia.
PRAKATA v
DAFTAR ISI vii
BAB I ADVOKASI SOSIAL DALAM PEKERJAAN SOSIAL 1
A. Pengertian dan Esensi Advokasi Sosial 2
B. Jenis-Jenis dan Tahap-Tahap Proses Advokasi Sosial 8
C. Hubungan Advokasi Dengan Nilai-Nilai Pekerjaan Sosial 16
D. Sejarah dan Perkembangan Advokasi dalam Konteks Pekerjaan Sosial 21
E. Fungsi Advokasi Dalam Intervensi Sosial Individual dan Struktural 27
F. Peran Strategis Pekerja Sosial Sebagai Agen Perubahan Sosial 32
BAB II LANDASAN TEORETIS DAN YURIDIS ADVOKASI SOSIAL 37
A. Teori-Teori Sosial yang Melandasi Advokasi: Teori Konflik, Keadilan Sosial, Hak Asasi Manusia 38
B. Prinsip-Prinsip Hak Asasi Manusia dalam Advokasi Sosial 43
C. Kode Etik dan Standar Profesi dalam Advokasi Pekerja Sosial 48
D. Regulasi dan Kebijakan yang Mendukung Kegiatan Advokasi Sosial 53
E. Kerangka Hukum Nasional dan Internasional: UU Perlindungan Anak, UU Disabilitas, dll. 59
BAB III PERAN DAN KOMPETENSI PEKERJA SOSIAL DALAM ADVOKASI SOSIAL 65
A. Kompetensi Dasar Pekerja Sosial dalam Melakukan Advokasi Sosial 66
B. Keterampilan Komunikasi, Negosiasi, dan Mediasi dalam Advokasi Sosial 70
C. Keterlibatan Pekerja Sosial dalam Jaringan Advokasi dan Gerakan Sosial 75
D. Praktik Pemberdayaan dalam Konteks Advokasi 80
E. Refleksi Etis dalam Mengambil Posisi Advokatif 85
BAB IV Strategi dan Teknik Advokasi Sosial 91
A. Strategi dan Teknik Advokasi Sosial 92
B. Pendekatan Advokasi Individual vs Advokasi Sistemik 98
C. Teknik Lobi dan Negosiasi Kebijakan 102
D. Pengorganisasian Komunitas Sebagai Sarana Advokasi 106
E. Penggunaan Media Sosial dan Kampanye Digital dalam Advokasi 111
F. Penyusunan Proposal Advokasi Berbasis Data dan Riset 116
BAB V ADVOKASI SOSIAL PADA KELOMPOK RENTAN 121
A. Konsep dan Pengertian Kelompok Rentan 122
B. Advokasi Sosial Bagi Beberapa Kelompok Rentan 125
C. Advokasi Dalam Isu-Isu Sosial Kritis: Kemiskinan, Kekerasan, Akses Layanan 130
D. Advokasi Perlindungan Hukum dan Pemenuhan Hak Kelompok Rentan 134
E. Studi Kasus Advokasi Sosial Terhadap Kelompok Rentan 139
BAB VI ADVOKASI SOSIAL DALAM PEKERJAAN SOSIAL 145
A. Konsep dan Prinsip Advokasi Berbasis Komunitas 146
B. Strategi Membangun Kapasitas Komunitas 151
C. Strategi Partisipasi Masyarakat dalam Proses Pengambilan Keputusan Publik 155
D. Kolaborasi antara LSM, Tokoh Masyarakat, dan Sektor Formal Dalam Advokasi Sosial 159
E. Penguatan dan Pemanfaatan Institusi Sosial dalam Advokasi Komunitas 163
BAB VII ADVOKASI DALAM KEBIJAKAN SOSIAL DAN REFORMASI SISTEM 169
A. Pendekatan dan Tahapan Advokasi Kebijakan 170
B. Analisis Kebijakan Sosial Berbasis Hak dan Keadilan 173
C. Advokasi Reformasi Sistem dalam Layanan Sosial dan Program Pemerintah 179
D. Peran pekerja sosial dalam Advokasi Kebiajakan Publik, Kebijakan Sosial dan Reformasi Sistem 184
E. Strategi Membangun Koalisi dan Jejaring dalam Mendorong Perubahan Kebijakan Publik dan Kebijakan Sosial 190
BAB VIII EVALUASI, TANTANGAN, DAN ETIKA DALAM ADVOKASI SOSIAL 195
A. Teknik Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Advokasi Sosial 196
B. Indikator Keberhasilan dan Dampak Jangka Panjang Advokasi Sosial 201
C. Tantangan Etis dalam Advokasi Sosial: Konflik Kepentingan, Relasi Kuasa, Bias Representasi 206
D. Strategi Menghadapi Resistensi dan Hambatan Struktural Dalam Proses Advokasi Sosial 211
E. Prinsip Etika Profesi dan Akuntabilitas Dalam Advokasi Sosial 216
DAFTAR PUSTAKA 221
BIODATA SINGKAT PENULIS 237