Buku ini mengkaji secara komprehensif hubungan antara kesejahteraan dan kinerja karyawan pada industri makanan sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi daerah. Dalam dinamika persaingan industri yang semakin ketat, kesejahteraan karyawan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban normatif perusahaan, tetapi juga sebagai faktor strategis yang memengaruhi produktivitas atau kinerja, loyalitas, dan keberlanjutan usaha. Buku ini ditulis dengan berdasarkan pada kajian empiris, berbagai hasil penelitian dan beberapa teori pendukung.
Melalui pendekatan empiris dan analisis berbasis data lapangan, buku ini menguraikan berbagai dimensi kesejahteraan karyawan, mulai dari aspek individu, lingkungan kerja, sosial hingga organisasi serta keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Selain itu, dibahas pula berbagai faktor kesejarteraan dan faktor-faktor yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan kinerja individu maupun organisasi dalam industri makanan. Faktor tersebut antara lain adalah kepuasan kerja yang diuraikan dari dimensi personal. Faktor kinerja individu dapat dilihat dari faktor internal dan eksternal yang diuraikan secara terperinci dengan menitikberatkan pada peran SDM dalam industri makanan.
Buku ini juga dilengkapi dengan uraian mendalam, model konseptual, serta rekomendasi praktis yang diharapkan bermanfaat bagi karyawan maupun pengelola UKM dalam meningkatkan kinerjanya baik secara individu maupun organisasi. Harapannya buku ini menjadi salah satu referensi penting bagi akademisi, praktisi, dan pelaku industri dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
PENGANTAR v
DAFTAR ISI vii
DAFTAR TABEL xi
BAB 1 HAKIKAT USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL 1
A. Konsep dan Karakteristik Usaha Kecil dan Menengah 1
B. Peran Strategis UKM dalam Struktur Ekonomi 4
C. Dinamika UKM Industri Makanan 7
D. Tantangan dan Peluang Pengembangan UKM 9
BAB 2 SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI UKM 13
A. Hakikat Sumber Daya Manusia 13
B. Fungsi Manajerial dalam Pengelolaan Karyawan 16
C. Pola Hubungan Kerja dalam UKM 19
D. Pengembangan Kompetensi dan Produktivitas 22
BAB 3 KESEJAHTERAAN KARYAWAN SEBAGAI FAKTOR ORGANISASIONAL 27
A. Konsep Kesejahteraan dalam Perspektif Ekonomi dan Sosial 27
B. Dimensi Kesejahteraan Material 30
C. Dimensi Kesejahteraan Nonmaterial 33
D. Indikator Kesejahteraan dalam Lingkup Kerja 36
E. Implikasi Kesejahteraan terhadap Stabilitas Organisasi 38
BAB 4 KINERJA KARYAWAN DAN FAKTOR PENENTUNYA 41
A. Hakikat Kinerja dalam Organisasi 41
B. Standar dan Ukuran Kinerja 43
C. Faktor Internal Penentu Kinerja 46
D. Faktor Eksternal Penentu Kinerja 48
E. Evaluasi dan Penguatan Kinerja 50
BAB 5 TEORI DAN MODEL HUBUNGAN KESEJAHTERAAN DAN KINERJA 55
A. Teori Motivasi Kerja 55
B. Teori Keadilan dan Kepuasan Kerja 58
C. Teori Pertukaran Sosial 61
D. Model Hubungan Kesejahteraan dan Kinerja 63
E. Integrasi Model Konseptual 66
BAB 6 PERAN VARIABEL MEDIASI DALAM SISTEM ORGANISASI 69
A. Konsep Mediasi dalam Analisis Hubungan Antarvariabel 69
B. Karakteristik Variabel Mediasi 71
C. Bentuk Mediasi Penuh dan Parsial 74
D. Mekanisme Mediasi dalam Dinamika Organisasi 77
BAB 7 KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEKANISME PENGHUBUNG 81
A. Hakikat Kepuasan Kerja 81
B. Faktor Pembentuk Kepuasan Kerja 83
C. Dampak Kepuasan terhadap Loyalitas dan Komitmen 86
D. Hubungan Kepuasan dengan Kinerja 89
BAB 8 MOTIVASI KERJA DALAM PENGUATAN KINERJA 91
A. Konsep Motivasi Intrinsik 91
B. Sinergi Kesejahteraan dan Motivasi dalam Organisasi 93
C. Sistem Penghargaan dan Insentif 96
D. Motivasi sebagai Penggerak Produktivitas 98
BAB 9 KOMITMEN ORGANISASI DAN KETERIKATAN KARYAWAN 103
A. Konsep Komitmen Organisasi 103
B. Dimensi Afektif, Normatif, dan Berkelanjutan 105
C. Keterikatan Karyawan terhadap Organisasi 107
D. Hubungan Komitmen dengan Stabilitas Kinerja 109
BAB 10 STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN KINERJA 113
A. Kebijakan Pengupahan dan Tunjangan 113
B. Lingkungan Kerja yang Sehat dan Aman 116
C. Program Pengembangan Karyawan 120
D. Kepemimpinan yang Memberdayakan 123
E. Budaya Organisasi yang Produktif 126
BAB 11 ANALISIS HUBUNGAN KESEJAHTERAAN, MEDIASI, DAN KINERJA 131
A. Pola Hubungan Langsung 131
B. Pola Hubungan Tidak Langsung 133
C. Peran Variabel Penghubung dalam Penguatan Kinerja 136
D. Interpretasi Hubungan Struktural 138
E. Implikasi Manajerial 141
BAB 12 PENGEMBANGAN MODEL PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA UKM 145
A. Sintesis Konseptual Hubungan Antarvariabel 145
B. Model Integratif Penguatan Kinerja 147
C. Strategi Implementatif bagi Pengelola UKM 149
D. Rekomendasi Penguatan Daya Saing Organisasi 153
DAFTAR PUSTAKA 157
TENTANG PENULIS 175