logo
  • DINAMIKA HUBUNGAN PENGUSAHA–PEKERJA DALAM KEBIJAKAN UPAH MINIMUM

DINAMIKA HUBUNGAN PENGUSAHA–PEKERJA DALAM KEBIJAKAN UPAH MINIMUM

In stock
2
Harga Buku Rp. 123.000
Harga EBook Rp. 69.000
  • Penulis : Wahyu Hidayat R.
  • Editor : -
  • Kategori : Ekonomi
  • ISBN : 978-634-237-150-3
  • e-ISBN : 978-634-237-151-0 (PDF)
  • Tahun Terbit : 2026
  • Halaman : 252
  • Cetakan : Pertama
  • Ukuran : 16 x 23 cm
  • Berat : 3000

Buku Dinamika Hubungan Pengusaha–Pekerja dalam Kebijakan Upah Minimum menyajikan analisis mengenai relasi kompleks antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah dalam proses penetapan serta implementasi kebijakan upah minimum di Indonesia. Ditulis dengan pendekatan multidisipliner, buku ini membahas aspek ekonomi, sosiologis, politis, dan hukum dari kebijakan upah minimum, mulai dari sejarah kebijakan, teori-teori ekonomi pengupahan, hingga dinamika kekuasaan antar aktor dalam sistem hubungan industrial.

Buku ini mengurai peran dan posisi aktor tripartit, mekanisme penetapan upah minimum, dampaknya terhadap pelaku usaha dan pekerja, serta isu-isu kontemporer seperti disrupsi teknologi, globalisasi, perubahan iklim, hingga usulan kebijakan alternatif seperti pendapatan dasar universal. Buku ini juga memperkaya diskusi dengan data statistik, studi kasus lapangan, perbandingan internasional, dan evaluasi dampak kebijakan di berbagai sektor dan wilayah.

Ditujukan bagi akademisi, pembuat kebijakan, serikat pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat umum yang peduli terhadap keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi, buku ini menjadi referensi penting dalam merumuskan arah kebijakan pengupahan yang inklusif dan berkeadilan. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kebijakan upah minimum bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari struktur sosial, relasi kuasa, dan visi pembangunan nasional.

PRAKATA        v
DAFTAR ISI        ix
PENDAHULUAN        1

Bab 1     Konteks  Kebijakan Upah Minimum        5
A.    Pengertian Upah Minimum dan Latar Belakang Historisnya        5
B.    Konteks Global dan Alasan Penerapan Kebijakan Upah Minimum        9
C.    Pengenalan Aktor Utama: Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja        11
Bab 2     Landasan Teori Penetapan Upah Minimum        15
A.    Teori-Teori Ekonomi dalam Penetapan Upah        15
B.    Model Pasar Tenaga Kerja: Pandangan Klasik dan Keynesian        17
C.    Perspektif Sosiologis dan Politis dalam Kebijakan Upah    20
D.    Konsep Keadilan, Kesetaraan, dan Perlindungan Sosial    23
Bab 3     Struktur Pasar Tenaga Kerja dan Perbedaan Upah        31
A.    Karakteristik Pasar Tenaga Kerja di Indonesia        32
B.    Segregasi Sektor Formal dan Informal        33
C.    Perbedaan Upah antar Wilayah dan antar Sektor        34
D.    Pengaruh Pendidikan dan Produktivitas terhadap Struktur Upah        35
Bab 4     Pemangku Kepentingan dan Dinamika Kekuasaan        39
A.    Peran dan Kepentingan Pengusaha dan Pekerja        39
B.    Pengaruh Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha        44
C.    Peran Pemerintah sebagai Regulator dan Mediator    48
D.    Ketimpangan Kekuasaan dan Strategi Negosiasi        52
Bab 5     Proses Penetapan Upah Minimum        57
A.    Mekanisme dan Institusi yang Terlibat dalam Penetapan Upah Minimum        57
B.    Kriteria dan Indikator yang Digunakan dalam Penetapan Upah Minimum        60
C.    Perbedaan Dampak terhadap Usaha Kecil dan Besar    64
D.    Praktik Perbandingan Antarnegara dalam Kebijakan Upah Minimum        67
E.    Perbandingan Upah Minimum Antarnegara di Kawasan ASEAN        70
Bab 6     Dampak Upah Minimum Terhadap Pengusaha        73
A.    Respon Dunia Usaha terhadap Kenaikan Upah Minimum        73
B.    Strategi Manajemen Biaya; Otomatisasi, Efisiensi Tenaga Kerja        77
C.    Perbedaan Dampak terhadap Usaha Kecil dan Besar    80
D.    Implikasi terhadap Daya Saing dan Keberlanjutan Ekonomi        82
Bab 7     Kepatuhan Pengusaha terhadap Kebijakan Upah Minimum        87
A.    Tingkat Kepatuhan Pengusaha Berdasarkan Data Empiris        88
B.    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan        89
C.    Mekanisme Pengawasan dan Penegakan Hukum        92
D.    Praktik Penghindaran Upah Minimum dan Solusinya    93
Bab 8     Dampak Terhadap Pekerja        95
A.    Peningkatan Standar Hidup dan Jaminan Pendapatan    95
B.    Risiko Kehilangan Pekerjaan dan Pekerjaan Informal    98
C.    Dampak terhadap Pekerja Perempuan dan Kesenjangan Upah        100
D.    Produktivitas, Motivasi Kerja, dan Loyalitas Karyawan    104
E.     Kasus Mogok Kerja, Protes, dan Negosiasi        106
F.     Strategi Membangun Hubungan Kerja yang Harmonis    109
Bab 9     Strategi Advokasi Serikat Pekerja dalam Penetapan Upah    113
A.    Peran Serikat Pekerja dalam Proses Pengupahan        114
B.    Strategi Negosiasi Upah di Level Lokal dan Nasional    117
C.    Studi Kasus Aksi Mogok dan Advokasi Kebijakan    121
D.    Kolaborasi Tripartit untuk Perlindungan Upah        121
Bab 10     Hubungan Industrial dan Konflik        123
A.    Peran Perundingan Bersama dalam Konflik Upah        124
B.    Kerangka Hukum Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial        127
C.    Konsep Dasar Hubungan Industrial        129
D.    Peran Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI)        133
Bab 11     Dampak Sosial Ekonomi dari Kebijakan Upah Minimum    135
A.     Dampak terhadap Daya Beli dan Konsumsi Rumah Tangga        136
B.     Pengaruh terhadap Tingkat Pengangguran dan Pekerjaan Layak        137
C.     Dampak terhadap Ketimpangan Pendapatan        139
D.     Evaluasi Dampak Kebijakan di Wilayah Perkotaan dan Pedesaan        140
Bab 12    Evaluasi Kebijakan dan Dampak Ekonomi        143
A.     Kajian Empiris dan Analisis Data        143
B.     Tren Ketenagakerjaan, Inflasi, dan Tingkat Kemiskinan    147
C.     Perbedaan Dampak Antarwilayah dan Sektor        150
D.     Efek Jangka Panjang terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional        152
E.     Dampak Kebijakan Upah Minimum terhadap Struktur Hubungan Kerja dan Pola Ketenagakerjaan        156
F.     Respons Dunia Usaha terhadap Kebijakan Upah Minimum dan Implikasinya bagi Produktivitas        157
G.     Dampak Kebijakan Upah Minimum terhadap Keseimbangan Daya Beli dan Stabilitas Sosial        159
H.     Implikasi Kebijakan dan Rekomendasi Penguatan Hubungan Pengusaha–Pekerja        161
Bab 13    Tren dan Tantangan Masa Depan        165
A.     Disrupsi Teknologi dan Implikasi terhadap Kebijakan Upah        165
B.     Globalisasi dan Perubahan Struktur Pasar Tenaga Kerja    167
C.     Pendapatan Universal dan Kebijakan Alternatif        170
D.     Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Dunia Kerja        173
E.     Transformasi Relasi Pengusaha–Pekerja di Tengah Ketidakpastian Masa Depan        175
F.     Kebijakan Upah Minimum sebagai Instrumen Adaptasi terhadap Perubahan Struktural        177
G.     Peran Dialog Sosial dan Kelembagaan dalam Menjaga Keseimbangan Kepentingan        178
H.     Prospek Hubungan Industrial dan Kebijakan Upah Minimum di Masa Depan        179
Bab 14    Menata Ulang Kebijakan Upah Minimum: Rekomendasi Strategis Pasca PP Nomor 49 Tahun 2025    181
A.     Praktik Terbaik dalam Perumusan Kebijakan Upah yang Inklusif        181
B.     Penguatan Dialog Tripartit antara Pemerintah, Pekerja, dan Pengusaha        183
C.     Menyeimbangkan Pertumbuhan Ekonomi dengan Perlindungan Sosial        185
D.     Refleksi dan Arah Kebijakan        187
E.     Evaluasi dan Pembelajaran dari Regulasi Sebelumnya    193
F.     Reposisi Kebijakan Upah Minimum sebagai Instrumen Pengelolaan Hubungan Industrial        196
G.     Penguatan Peran Perundingan Kolektif dalam Sistem Pengupahan Minimum        197
H.     Pembelajaran dari Kebijakan Upah Minimum Sebelumnya dan Implikasinya bagi Relasi Pengusaha–Pekerja        198
I.     Arah Strategis Kebijakan Upah Minimum dalam Memperkuat Kemitraan Pengusaha–Pekerja        199
Bab 15    Arsitektur Baru Kebijakan Pengupahan Nasional: Implikasi Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025    201
A.     Latar Belakang Lahirnya PP Nomor 49 Tahun 2025    201
B.     Pokok-Pokok Pengaturan dalam PP Nomor 49 Tahun 2025        202
C.     Analisis Implikasi PP Nomor 49 Tahun 2025 terhadap Hubungan Pengusaha–Pekerja        203
D.     Dampak terhadap Pasar Tenaga Kerja dan Struktur Upah Nasional        203
E.     PP Nomor 49 Tahun 2025 dalam Perspektif Keadilan Sosial dan Pembangunan Berkelanjutan        204
F.     Tantangan Implementasi dan Rekomendasi Kebijakan    204
G.     Transformasi Paradigma Hubungan Pengusaha–Pekerja dalam Kebijakan Upah Minimum        205
H.     Dinamika Regulasi Pengupahan dan Perubahan Relasi Industrial Antar Periode        206
I.     Implikasi Kebijakan Upah Minimum terhadap Strategi Pengusaha dan Perlindungan Pekerja        207
J.     Arah Penguatan Hubungan Industrial dalam Kebijakan Upah Minimum Berkelanjutan        208
PENUTUP         211
A.     Refleksi Atas Kompleksitas Hubungan Pengusaha–Pekerja        211
B.     Evaluasi Sistem Pengupahan: Antara Tujuan dan Realitas        212
C.     Disrupsi Teknologi dan Transformasi Dunia Kerja    214
D.     Peran Perlindungan Sosial dan Jaminan Kerja        215
E.     Pilar-pilar Reformasi Kebijakan Upah Minimum ke Depan        216
F.     Menemukan Titik Keseimbangan Baru: Upah Minimum sebagai Cermin Nilai Kemanusiaan        217

DAFTAR PUSTAKA        219
GLOSARIUM        225
INDEKS        235
PROFIL SINGKAT PENULIS        238

Informasi

Stay Connected