Buku ini disusun sebagai upaya untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai Praktik Kedokteran Berbasis Bukti (Evidence-Based Medicine/EBM), suatu pendekatan ilmiah yang memadukan keahlian klinis, bukti ilmiah terbaik, dan nilai-nilai serta preferensi pasien dalam pengambilan keputusan medis. Materi dalam buku ini membahas secara sistematis mulai dari sejarah perkembangan EBM, manfaat dan kesenjangan antara penelitian dan praktik klinis, metode mendapatkan informasi ilmiah yang tepat, tahapan EBM, hingga teknik telaah kritis terhadap bukti penelitian. Selain itu, buku ini juga menyertakan panduan praktis untuk melaksanakan systematic review sebagai salah satu metode pencarian dan sintesis bukti ilmiah yang berkualitas tinggi. Pembahasan dilengkapi dengan contoh kasus, tabel, dan ilustrasi sehingga pembaca dapat lebih mudah memahami konsep dan penerapannya dalam praktik sehari-hari. Penyusunan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, peneliti, maupun praktisi medis yang ingin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penerapan prinsip-prinsip EBM. Dengan menguasai keterampilan mencari, menilai, dan menerapkan bukti ilmiah yang valid, penting, dan relevan, para praktisi diharapkan mampu memberikan pelayanan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien.
PRAKATA v
DAFTAR ISI vii
DAFTAR GAMBAR xi
DAFTAR TABEL xiii
BAB 1. PENDAHULUAN PRAKTIK KEDOKTERAN BERBASIS BUKTI 1
A. Definisi Praktik Kedokteran Berbasis Bukti 1
B. Manfaat Praktik Kedokteran Berbasis Bukti 2
C. Kesenjangan Antara Hasil Penelitian dan Praktik Klinis 3
D. Problem dalam Mendapatkan Informasi dan Cara Mendapatkan Informasi 6
BAB 2. TAHAPAN DALAM PRAKTIK KEDOKTERAN BERBASIS BUKTI 9
A. Tahap 1 : Merumuskan Pertanyaan 9
B. Tahap 2 : Melacak Bukti Terbaik 12
C. Tahap 3: Menilai Kritis Bukti 17
D. Tahap 4: Menerapkan Bukti 31
BAB 3. STUDI POTONG LINTANG (CROSS SECTIONAL) 39
A. Prinsip Dasar Desain Cross Sectional 39
B. Langkah-Langkah Penelitian Cross Sectional 40
C. Analisis Data dan Interpretasi 40
D. Kelebihan dan Keterbatasan 41
E. Peran Cross Sectional dalam EBM 41
F. Upaya Mengurangi Bias 42
BAB 4 STUDI KASUS KONTROL (CASE CONTROL) 43
A. Prinsip Dasar Desain Case Control 43
B. Pemilihan Kasus dan Kontrol 44
C. Analisis Data dan Interpretasi 44
D. Kelebihan dan Keterbatasan Studi Case Control 45
E. Penerapan Case Control dalam EBM 45
F. Upaya Meminimalkan Bias 46
BAB 5. STUDI KOHORT 47
A. Jenis Studi Kohort 48
B. Prinsip Dasar dan Alur Studi Kohort 48
C. Analisis Data dan Ukuran Efek 49
D. Kelebihan dan Keterbatasan 50
E. Contoh Aplikasi Studi Kohort 50
F. Peran Studi Kohort dalam Evidence-Based Medicine 50
G. Upaya Meminimalkan Bias dan Confounding 51
BAB 6. TELAAH SISTEMATIK (SYSTEM REVIEW) 53
A. Pendahuluan 53
B. Penulisan Systematic Review 57
C. Defining a Review Question 61
D. Importance of a Well-Defined Review Question 61
E. Components of a Review Question 61
F. What to Include in Your Protocol 64
BAB 7. META ANALISIS 67
A. Tujuan Meta-Analisis 67
B. Proses Pelaksanaan Meta-Analisis 68
C. Interpretasi Forest Pilot 69
D. Meta-Analisis Dalam EBM 69
E. Contoh Aplikasi Meta-Analisis 70
F. Upaya Menjaga Validitas dan Relevansi 70
BAB 8. VALIDASI DAN RELIABILITASI PENGUKURAN 71
A. Perbandingan Validitas dan Reliabilitas 71
B. Kesalahan Dalam Pengukuran 72
BAB 9. DESAIN PENELITIAN KLINIK 75
A. Peran Studi Observasional Di Klinik 77
B. Peran Penelitian Intervensional Di Klinik 84
C. Uji Klinis 84
D. Uji Klinis Pragmatis Dan Eksplanatori 87
E. Analisis Pada Uji Klinis Pragmatis 88
F. Analisis Per Protokol 89
G. Intention To Treat Analysis
BAB 10. PENELITIAN ETIOLOGIK 91
BAB 11. PENELITIAN DIAGNOSTIK 101
BAB 12. PENELITIAN PROGNOSTIK 107
A. Prinsip Penelitian Prognostik 107
B. Analisis Penelitian Prognostik 115
C. Validitas Penelitian Prognostik 116
D. Prognostic Journal 123
BAB 13. PENELITIAN TERAPEUTIK 127
BAB 14. PENCARIAN LITERATUR 147
A. Planning The Search Process 147
B. Constructing a Search Strategy 151
C. Mengubah Konsep menjadi Istilah Pencarian 152
D. Text Word 152
E. Controlled Vocabulary 152
F. Study Design Filters 153
G. Dokumentasi Hasil Pencarian 156
H. Update Research 157
I. Important Message 157
BAB 15 PEMILIHAN LITERATUR 165
A. Meminimalkan Bias dalam Seleksi 165
B. Penerapan dalam Praktik 165
C. Bagaimana dengan Studi tanpa Data yang Dapat Digunakan? 166
D. Author Support 166
E. Reporting Excluded Studies 167
F. PRISMA Flow Chart 168
G. Apa yang Perlu Dimasukkan dalam Protokol 168
BAB 16 STUDI KASUS 171
BAB 17 FORMULIR TELAAH KRITIS 215
BAB 18 KESIMPULAN 239
DAFTAR PUSTAKA 241
INDEKS 247
PROFIL SINGKAT PENULIS 249