Buku “Hukum Konstitusi dan Demokrasi Dalam Perspektif Kontemporer di Indonesia” ini membahas hubungan antara hukum konstitusi dan praktik demokrasi di Indonesia, dengan tujuan memberikan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip hukum konstitusi serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi demokrasi saat ini. Berbagai penulis menyajikan analisis terkait otonomi daerah dsn kewenangan pemerintah pusat, peran lembaga negara dalam penyelenggaraan demokrasi, independensi komisi anti rasuah pasca perubahan undang-undang anti korupsi, Implementasi keadilan Islam dalam perundang-undangan di Indonesia, Transformasi lembaga negara Pasca Reformasi, Peradilan agama dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia dan analisis Demokrasi lokal terhadap partisipasi publik. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi yang berguna dan mendorong diskusi kritis dalam bidang hukum tata negara, serta memberikan wawasan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Kata Pengantar v
Prakata vii
Daftar Isi ix
Ringkasan x
Otonomi Daerah Dan Kewenangan Pemerintah Pusat: Menelaah Dinamika Konstitusional dalam UUD 1945 - Achmad Abdul Hafid 1
Peran Lembaga Negara dalam Penyelenggaraan Demokrasi - Wahyu Hidayat N. Ahmadong 13
Independensi Komisi Anti Rasuah Pasca Perubahan Kedua UU Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi - Rian Febri Pamungkas 25
Implementasi Keadilan Islam di Perundang-Undangan Indonesia dalam Penegakan HAM - Umar Abdulloh 37
Transformasi Lembaga Negara Pasca Reformasi: Kajian Amandemen UUD 1945 dan Implikasinya terhadap Sistem Ketatanegaraan - Asyahril Pattihua 53
Peradilan Agama dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Reza Zulfa Ahmad 61
Analisis Demokrasi Lokal Terkait Dampak Pengembalian Pemilihan Kepala Daerah Ke DPR Terhadap Partisipasi Publik - Ardi Sudrajat 71
Glosarium 83