logo
  • TEORI PERUBAHAN HUKUM ISLAM: IMPLEMENTASI MAQÂSHID AL-SYARÎ'AH AL-'AMMAH SEBAGAI METODE PENETAPAN HUKUM ISLAM DALAM KONTEKS REFORMULASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA

TEORI PERUBAHAN HUKUM ISLAM: IMPLEMENTASI MAQÂSHID AL-SYARÎ'AH AL-'AMMAH SEBAGAI METODE PENETAPAN HUKUM ISLAM DALAM KONTEKS REFORMULASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA

In stock
2
Harga Buku Rp. 150.000
Harga EBook Rp. 79.000
  • Penulis : Chamim Tohari
  • Editor :
  • Kategori : Agama Islam
  • ISBN : 978-634-237-034-6
  • e-ISBN : 978-634-237-035-3 (PDF)
  • Tahun Terbit : 2025
  • Halaman : 322
  • Cetakan : Pertama
  • Ukuran : 16 x 23 cm
  • Berat : 2000

Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan penulis terhadap implementasi hukum Islam di Indonesia yang dalam banyak hal tidak sejalan dengan tujuan-tujuan universal syari'ah Islam. Karena itu penulis mengusulkan dilakukannya reformulasi hukum Islam di Indonesia agar terwujud tujuan hukum yang universal. Poin-poin permasalahan yang menjadi fokus kajian dalam buku ini di antaranya adalah tentang bagaimana konsepsi historis perubahan hukum Islam serta konstruksinya yang utuh, juga cara kerja maqâshid al-syarî'ah al-'ammah sebagai pendekatan perubahan hukum Islam. Selain itu kajian juga difokuskan pada bagaimana implementasi teori perubahan hukum Islam dalam kerangka maqâshid al-syarî'ah al-'ammah dalam konteks reformulasi hukum Islam di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis, pendekatan ushûliyah, dan pendekatan filsafat hukum. Hasil kajian ini adalah terkonstruksikannya teori perubahan hukum Islam, yaitu suatu konstruksi ijtihad hukum yang sistematis (yang berlandaskan pada dalil-dalil syar'i serta argumentasi filosofis, dilakukan dengan metode dan langkah-langkah yang jelas, serta mempertimbangkan konteks, situasi dan kondisi) yang mengatur bagaimana hukum Islam dapat dirubah guna menyelaraskannya dengan tujuan-tujuan syari'ah Islam universal. Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa di antara metode penting yang dapat digunakan dalam melakukan perubahan hukum Islam adalah maqâshid al-syarî'ah al-'ammah yang terdiri dari beberapa fitur seperti fitrah (al-fiṭroh), toleransi (al-samâhah), maslahah (al-maslahah), kesetaraan (al-musâwah), serta kebebasan (hurriyâh). Cara kerja teori ini meliputi tashawwur (memahami masalah hukum Islam di Indonesia), takyîf (membangun argumentasi hukum berdasarkan maqâshid al-syarî'ah al-'ammah), tathbiq (penetapan hukum dengan qawâ'id fiqhiyah, qawâ'id maqâshidiyah, ushûl fiqh, maupun pendekatan sistem), khulashoh (penyimpulan hukum) serta Nadhr fî Malat al-Af’al (memperhatikan efek-efek/akibat implementasi hukum). Kajian ini diakhiri dengan pembahasan tentang implementasi teori perubahan hukum Islam dalam kerangka maqâshid al-syarî'ah al-'ammah dalam konteks reformulasi hukum Islam di Indonesia yang dapat dilakukan dengan melakukan perubahan hukum Islam yang berbasis pada fitrah (al-fiṭroh), toleransi (al-samâhah), maslahah (al-maslahah), kesetaraan (al-musâwah), serta kebebasan (hurriyâh).

PRAKATA         v
DAFTAR ISI         ix
TRANSLITERASI         xi

BAB 1 PENDAHULUAN        1

BAB 2 PERUBAHAN HUKUM ISLAM        25
A.     Definisi dan Urgensi Teori Perubahan Hukum Islam        25
1.     Definisi Teori Perubahan Hukum Islam        25
2.      Urgensi Teori Perubahan Hukum Islam        37
B.     Konteks Sosial Terjadinya Perubahan Hukum Islam        40
1.      Kerusakan Akhlak (Fasâdus Zamân)        40
2.      Perubahan Adat/‘Urf        44
3.      Perubahan Sistem Politik        47
4.      Perkembangan Transaksi Ekonomi        50
5.      Perkembangan Sains        54
6.      Perbedaan Geografis        56
7.      Perbedaan Kondisi Mukallaf (Subyek Hukum)        58
C.     Landasan Teori Perubahan Hukum Islam        62
1.      Al-Qur’an dan Hadis        62
2.      Kaidah Fiqh dan Ushûl Fiqh        67
3.      Perbuatan Sahabat, Tabi’in, dan Para Ulama Mujtahidin    72
4.      Prinsip-prinsip Hukum Islam        75
D.      Ruang Lingkup Teori Perubahan Hukum Islam        82
1.      Hukum yang Bersumber dari Dalil Zhanni Tsubût dan Zhanni Dalâlah        86
2.      Hukum yang Bersumber dari Dalil Ta’aquli        91
3.      Hukum yang Bersifat Temporer/Kontekstual        94
4.      Hukum-Hukum Hasil Ijtihad        96
E.     Metode Dalam Teori Perubahan Hukum Islam        99
1.      Mencari dan Memahami Maksud-maksud Syariat Sebelum Menetapkan Hukum        101
2.      Memperhatikan ‘Illat Hukum yang Terkandung dalam Nash        104
3.      Memisahkan Antara Maksud-maksud Syariat yang Tetap dan Wasilah-wasilah yang Dapat Berubah        107
4.      Menetapkan Hukum Aesuai dengan Sebab dan Konteks Turunnya Nash        109
5.      Memperhatikan Perbedaan Antara Masalah Ibadah dan Muamalat        112

BAB 3 MAQÂSHID AL-SYARÎ’AH AL’AMMAH SEBAGAI METODE DALAM TEORI PERUBAHAN HUKUM HUKUM ISLAM        115
A.     Definisi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah        115
B.     Sejarah Perkembangan Teori Maqâshid al-Syarî’ah        120
C.     Klasifikasi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah        127
1.      Fitrah (al-Fitroh)        127
2.      Toleransi (al-Samâhah)        131
3.      Maslahah (al-Maslahah)        138
4.      Kesetaraan (al-Musâwah)        144
5.      Kebebasan (Hurriyah)        148
D.     Posisi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah Dalam Teori Hukum        158
1.      Posisi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah Dalam Teori Hukum Islam        158
2.      Posisi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah Dalam Teori Hukum Positif        160
E.     Cara Kerja Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah Sebagai Metode Dalam Teori Perubahan Hukum Islam        163

BAB 4    IMPLEMENTASI TEORI PERUBAHAN HUKUM ISLAM DALAM KONTEKS REFORMULASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA         169
A.     Tipologi Perubahan Hukum Islam di Indonesia        169
1.      Kontekstualisasi Hukum Islam        169
2.      Pelembagaan Hukum Islam        180
3.      Jurisprudensi (Putusan Hakim)        193
4.      Institusionalisasi Fatwa        197
B.     Kritik terhadap Implementasi Perubahan Hukum Islam di Indonesia        200
1.      Stagnasi Hukum Keluarga Islam        200
2.      Hegemoni Positivistik Hukum Ekonomi Syariat        208
3.      Kesalahan Memposisikan Fatwa MUI        213
4.      Bertumpu pada Metodologi Klasik        219
5.      Kurang Memperhatikan Akibat Hukum yang Ditimbulkan        228
C.     Implementasi Maqâshid al-Syarî’ah al-’Ammah Sebagai Metode dalam Teori Perubahan Hukum Islam        232
1.      Hukum Berpikir, Berpendapat, dan Berkeyakinan        233
2.      Hukum Kewarisan Islam        248
3.      Hukum Interaksi Sosial dan Politik        266

BAB 5 PENUTUP        283

DAFTAR PUSTAKA         287
CURRICULUM VITAE        303

Informasi

Stay Connected