TERORISME DALAM KAJIAN INTERMESTIK



Rp 50.000,-

Gonda Yumitro, Saiman, Dyah Estu Kurniawati
Sosial & Populer
978-979-796-442-9 /e-ISBN 978-979-796-443-6
2020
72
pertama
16 x 23 cm
2

Sinopsis Buku

“Terorisme dalam Kajian Intermestik” ini bisa kami
selesaikan. Buku ini merupakan salah satu hasil kajian dalam Penelitian
Desentralisasi Perguruan Tinggi (PDUPT) pada tahun 2019 yang
bermaksud untuk mengelaborasi isu terorisme yang sudah menjadi isu
internasional dan domistik (Intermestik).
Untuk itu, pada bab pertama, menjelaskan konsep dasar bagaimana
terorisme dilihat dari pandangan intermestik. Di era globalisasi sekarang
ini, sulit mencari isu apalagi termasuk masalah strategis yang tidak
terkait dengan tema intermestik, hal ini mengingat isu internasional
mempengaruhi isu domistik, demikian juga sebaliknya, tidak jarang
isu domistik menjadi isu internasional karena mediasasi yang semakin
berkembang. Dengan demikian, bagian ini menjelaskan bahwa pola
intermestik juga berkembang dalam menganalisa masalah terorisme,
misalnya melalui perkembangan jaringan gerakan transnasional radikal.
Adapun pada bab kedua, buku ini membahas tentang anatomi ide
terorisme. Untuk itu, kajian tentang definisi terorisme, berbagai tipologi
gerakan terorisme, termasuk berbagai penyebab munculnya terorisme
dan metode serangan yang dilakukan oleh gerakan terorisme dibahas.
Masalah ini perlu dikaji dan dipahami dengan baik dalam upaya
mencari format yang ideal untuk melakukan penanganan terhadap isu
terorisme, karena model deradikalisasi yang tepat harus berdasarkan
pemahaman ril terhadap data di lapangan.
Selanjutnya, untuk melihat bahwa terorisme bukan sekedar isu lokal,
pada bab ketiga dibahas tentang jejaring terorisme global. Bagian ini
menjelaskan bagaimana jaringan internasional terorisme berkembang
sejak perang dingin yang ternyata dipengaruhi oleh struktur ekonomi dan kekuasaan dunia yang dinilai tidak berkeadilan. Sebagai studi
kasus, bagian ini memberikan gambaran bagaimana berkembangnya
gerakan radikal Al-Qaeda, baik di Asia Selatan maupun Asia Tenggara.
Pola yang hampir sama dengan bab selanjutnya dibahas pada bab
keempat yang menggambarkan beberapa gerakan radikal di Indonesia,
termasuk cara penyebarannya. Di antara gerakan yang dibahas adalah
Jemaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Laskar Jihad
(LJ), Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dan Islamic State of Iraq and
Syria (ISIS). Adapun metode penyebaran ideologi radikal berkembang
melalui kontak langsung dengan tokoh kelompok radikal, perjalanan,
afiliasi kelompok radikal, aktifitas persebaran melalui pertemuan dan
diskusi, serta persebaran paham melalui medai massa.
Pada bab terakhir, buku ini membahas tentang berbagai kebijakan
pemerintah Indonesia dalam upaya penanganan ancaman terorisme,
baik melalui kebijakan luar negeri maupun kebijakan dalam negeri.
Dalam bidang kebijakan luar negeri, pemerintah Indonesia secara intensif
bekerjasama dengan berbagai Negara baik secara regional maupun
internasional. Adapun terkait kebijakan domistik, upaya penanganan
terorisme dilakukan dengan penguatan penegakan hukum, kebijakan
kelembagaan, dan kebijakan deradikalisasi.

Daftar isi

Prakata ♦ v
Daftar Isi ♦ vii
Bab 1 Isu Terorisme Global dalam Pendekatan Intermestik ♦ 1
A. Pendekatan Intermestik: Pendekatan Berbasis Ide dan
Jejaring Transnasional ♦ 1
B. Kapilaritas Ide dalam Perkembangan dan Penanganan Isu
Terorisme Global ♦ 2
Referensi ♦ 9
Bab 2 Anatomi Ide Terorisme ♦ 11
A. Pengertian Terorisme ♦ 11
B. Tipologi Terorisme ♦ 15
C. Penyebab Munculnya Terorisme ♦ 19
D. Bentuk Metode Operasi Terorisme ♦ 23
Referensi ♦ 28
Bab 3 Jejaring Terorisme Global ♦ 31
A. Perang Dingin sebagai Akar Terorisme Global ♦ 31
B. Jejaring Global Al-Qaeda ♦ 36
Referensi ♦ 43
Bab 4 Proses Learning Ide Terorisme di Indonesia ♦ 45
Referensi ♦ 5

Bab 5 Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam Penangan Ancaman
Terorism ♦ 53
A. Kebijakan Luar Negeri Indonesia dalam Isu Terorisme ♦
55
B. Kebijakan Dalam Negeri Indonesia dalam Isu Terorisme
♦ 61
Referensi ♦ 69
Indeks ♦ 71
Tentang Penulis ♦ 72