Resiliensi Keluarga Dan Spiritualitas Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19



Cetak: Rp 92.000,-

Ebook: Rp 57.500,-

Yoyok Bekti Prasetyo, Farid, dkk
Kedokteran Kesehatan
978-979-796-722-2 /e-ISBN 978-979-796-721-5
2022
179
pertama
16 x 23 cm
25


Sinopsis Buku

Buku ini adalah hasil dari program riset keilmuan yang melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Tema model rancangan ini terkait dengan koping dan kesejahteraan dalam beragama dalam meningkatkan ketahanan keluarga dalam menghadapi pandemi COVID-19. Dosen yang terlibat dari disiplin keilmuan keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan keilmuan agama dari Fakultas Agama Islam. Terdapat 5 (lima) mahasiswa ilmu keperawatan yang terlibat dalam penelitian ini. Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini akan mendapatkan pengalaman belajar setara dengan 20 SKS yang terdiri dari: konversi mata kuliah keperawatan komunitas 5 SKS, Keperawatan keluarga 3 SKS, Proposal Skripsi 2 SKS, Skripsi 4 SKS, Keperawatan di rumah 3 SKS, Keperawatan terintegrasi 1 SKS, dan perawatan penyakit infeksi 2 SKS.

 

Terdapat sembilan bab pada buku ini. Bab 1 menggambarkan situasi pandemi COVID-19 dan dampaknya pada masyarakat baik secara fisik maupu psikologis. Bab 2 mengulas ketahanan keluarga dalam menghadapi COVID-19 dan keterkaitannya dengan nilai-nilai spiritualitas. Bab 3 menampilan model RELI-CS (Religious Coping Spiritual Well-being) yang terdiri dari tiga konstruksi: koping religius, spiritual well-being, resilience. Bab 4 menggambarkan konsep dan hasil penelitian tentang pentingnya koping riligius dalam mempengaruhi ketahanan keluarga dalam memanfaatkan sumber daya sosial ekonomi. Bab 5 mengulas pentingnya konsep kesejahteraan dalam beragama dengan ketahanan keluarga dalam menjalankan nilai-nilai spiritualitas.

Bab 6 dan 7 menggambarkan pentingnya koping religius dalam mempengaruhi ketahanan keluarga dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Bab 8 menjelaskan diagnosa keperawatan yang terkait dengan konsep religius. Diagnosa keperawatan ini akam memudahkan profesi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan khususnya pada pasien yang mengalami distress spiritual, mekanisme koping yang tidak efektif dan lainnya. Bab 9 menjelaskan tentang program riset keilmuan yang melibatkan mahasiswa sehingga mendapatkan pengalaman belajar dan mendapatkan pengakuan belajar setara dengan 20 SKS.

Penulis berharap agar buku ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan intervensi dalam menguatkan ketahanan keluarga pasca pandemi COVID-19. Penguatan yang diberikan sesuai dengan permasalahan yang dihadapi keluarga dengan pendekatan spiritual. Dengan demikian keluarga di Indonesia khususnya dapat beradaptasi dengan situasi sulit ini dan tetap produktif menjalankan peran dan fungsinya.

Daftar isi

Prakata - v
Daftar Isi - vii
Daftar Tabel - xi
Daftar Gambar - xiii
Bab 1 Pendahuluan - 1
A. Pandemi COVID-19 - 1
B. Dampak Pandemi COVID-19 - 2
Daftar Pustaka - 4
Bab 2 Ketahanan Keluarga dan Spiritualitas - 9
A. Ketahanan Keluarga - 9
B. Religious Coping - 13
C. Religious Non-Coping - 14
D. Religious Well-Being - 14
E. Existential Well-Being - 15
Daftar Pustaka - 21
Bab 3 Model Reli-CS (Religious Coping-Spiritual Well-Being) - 31
A. Model Reli-CS - 31
B. Instrumen Spiritual Coping Strategies Scale - 32
C. Instrumen Spiritual Well-Being Scale - 34
D. Instrumen Family Resilience Assessment Scale - 36
E. Analisis Model Pengukuran - 40
F. Analisis Model Struktural - 42