MONOGRAF Model Collaborative Urban Governance Dalam Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri



Cetak:

Ebook: Rp 59.000,-

Tri Sulistyaningsih
Sosial & Populer
978-979-796-705-5 E-ISBN : 978-979-796-706-2
2022
75
pertama
15,5 x 23
2


Sinopsis Buku

Tujuan dari penulisan buku ini yaitu
untuk memberikan gambaran terkait dengan kemitraan atau kerja
sama yang dilakukan antara Pemerintah, pihak swasta yaitu pengelola
industri dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan kawasan
industri di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Penulisan buku
ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis data,
wawancara, dokumentasi dan penyebaran kuisioner. Kajian dalam
buku ini mengungkap pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan
harus didukung oleh keterlibatan pemangku kepentingan, pemerintah,
masyarakat dan sektor swasta.
Hasil penelaan dalam kajian ini berfungsi untuk menanamkan
rasa kepedulian lingkungan baik seluruh pihak. Keberlanjutan
collaborative urban governance tidak lepas dari keberhasilan pemimpin
dalam merangkul pihak terkait dan mempergunakan sumber daya
yang ada di kawasan industri. Keberhasilan pengelolaan kawasan
industri di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo ditentukan
oleh keterlibatan pemangku kepentingan, pemerintah, masyarakat
dan pihak swasta melalui aplikasi collaborative urban governance.

Daftar isi

Prakata .............................................................................................. v
Daftar Isi .......................................................................................... vii
Ringkasan......................................................................................... ix
Bab 1 : Pendahuluan....................................................................... 1
A. Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri.................... 1
B. Metode Penulisan Buku...................................................... 2
Bab 2 : Collaborative Urban Governance................................... 11
A. Pengertian Collaborative Urban Governance....................... 11
B. Teori Collaborative Urban Governance................................. 19
C. Faktor Pendukung dan Penghambat Proses Collaborative
Governance............................................................................. 17
D. Kawasan Industri................................................................. 23
Bab 3 :Kawasan Industri di Gresik dan Sidoarjo..................... 25
A. Identifikasi Proses Face To Face dalam Pelaksanaan
Program Pengelolaan Kawasan Industri ............................. 35
B. Identifikasi Proses Negosiasi dalam Pelaksanaan
Pengelolaan Kawasan Industri. ........................................ 38
C. Proses Konsensus dalam Sistem Kelembagaan.............. 40
Bab 4 : Penutup................................................................................. 47
Daftar Pustaka................................................................................. 49
Glosarium......................................................................................... 55
Indeks ............................................................................................ 59