Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi Covid 19



Cetak: Rp 60.000,-

Ebook: Rp 40.000,-

Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muhammadiyah
Ekonomi
978-979-796-530-3 /e-ISBN 978-979-796-529-7
2020
329
pertama
16 x 23 cm
2


Sinopsis Buku

Pada awal tahun 2020 Indonesia mengalami darurat kesehatan dengan
mewabahnya virus COVID-19 yang merupakan evolusi dari virus
serupa di awal tahun 2000. Berawal dari kasus pertama yang ditemukan
di Wuhan china hingga pertengahan tahun 2020 sumber penyebaran
virus masih menjadi misteri. Secara umum WHO mengkategorikan virus
tersebut dalam katagori PHEIC (Public Health Emergency of International).
Situasi kedaruratan yang meresahkan tersebut memaksa Indonesia
mengambil berbagai Langkah guna menyelamatkan masayrakat dari
terjangkitnya virus tersebut. Tercatat kasus pertama di Indonesia pada
awal bulan maret dengan 2 orang yang dinyatakan suspect terjangkit
virus COVID-19 dan berkembang menjadi 111 ribu di awal bulan
Agustus 2020.
Beberapa Langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengurangi
laju penularan virus COVID 19 adalah dengan cara Penerapan
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), refocusing kegiatan, realokasi
anggaran dan pengadaan barang dan jasa penangangan COVID-19
melalui inpres No. 4 /2020. Tercatat pemerintah melalui kementrian
keuangan telah merealokasi anggaran dari anggaran perjalanan
dinas, belanja non operasional honor-honor dan beberapa sumber
lain untuk penangangan virus tersebut sebesar Rp 62,3 Trilliun. Selain
realokasi anggaran pemerintah melalui Kemenkeu juga menerbitkan
PMK 23/2020 untuk memberikan stimulus pajak untuk karyawan dan
dunia usaha termasuk di dalamnya pembebasan pajak penghasilan
impor dan pengurangan angsuran PPH pasal 25. Beragam kebijakan
yang dilakukan oleh pemerintah tersebut selain untuk mengurangi
penyebaran COVID-19 juga untuk mempertahankan laju pertumbuhan
ekonomi di Indonesia. Buku ini merupakan kajian dari beragam perspektif di bidang
ekonomi baik dilihat secara makro ataupun mikro, baik di lingkup
nasional maupun regional yang dikemukakan oleh dosen-dosen di
Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UMM. Pandangan dari ahli
yang tercantum di dalam buku ini diharapkan memberikan gambaran
lain dalam hal penanganan ataupun tindakan rehabilitasi ekonomi
pada saat wabah COVID-19 belum memiliki anti virus atau vaksin
sebagai salah satu Langkah pencegahan penularan COVID-19. Selain itu
pandangan ahli ekonomi yang tersusun dalam buku ini dapat dijadikan
satu referensi khusus di dalam Perekonomian Indonesia termasuk
Langkah-langkah sistemik untuk penyelamatan bidang ekonomi.

Daftar isi

KATA PENGANTAR ~ v
DAFTAR ISI ~ vii
MANAJEMEN KRISIS DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
(Imroatul Mufida Nugrahanti) ~ 1
PENGUATAN KINERJA EKONOMI SERTA MEREDAM PANDEMI
MELALUI INSTITUSI
(Dichi Febrian Putra) ~ 15
PENGUATAN KINERJA PUBLIK DI TENGAH PANDEMI COVID-19
(Setyo Wahyu Sulistyono) ~ 29
REALOKASI ANGGARAN BELANJA DAERAH DITENGAH
PANDEMI COVID-19
(M. Faisal Abdullah) ~ 49
INDUSTRIAL 4.0 AND CREATIVE DESTRUCTION BEHIND THE
PANDEMIC COVID-19
(Hendra Kusuma) ~ 69
SOLUSI BISNIS DAN KETENAGAKERJAAN DI MASA PANDEMI
COVID 19
(Ida Nuraini) ~ 83
UMKM “KREATIF” DI MASA COVID- 19
(Arfida Boedirochminarni) ~ 95

Sektor Informal Dulu Pen yelamat , Kini Check -Mate
(Pera Sundarianingsih) ~ 111
BANGKITNYA EKONOMI DAN SEKTOR PARIWISATA DALAM
KETIDAKPASTIAN AKIBAT BADAI COVID-19
(Risky Angga Pramuja) ~ 127
TRANSFORMASI E-GROCERY DI TENGAH KARANTINA WILAYAH
(Novi Primita Sari) ~ 141
MENAKAR STABILITAS SISTEM KEUANGAN INDONESIA DI
TENGAH PANDEMI COVID-19
(Muhammad Koirul Fuddin) ~ 155
PENGGUNAAN TRANSAKSI PEMBAYARAN NON TUNAI DI MASA
PANDEMI COVID-19
(Firdha Aksari Anindyntha) ~ 175
DAMPAK COVID-19 TERHADAP RESTRUKTURISASI KREDIT BANK
BERDASARKAN PERATURAN OJK NOMOR 11/POJK.03/2020
(Eris Tri Kurniawati) ~ 193
PERAN EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH DALAM
MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA
(Sri Budi Cantika Yuli) ~ 207
ZAKAT, INFAQ DAN SHODAQOH (ZIS) PADA MASA KRISIS
(MS. Wahyudi S.) ~ 219