Desain Penelitian Kualitatif Sastra



Rp 55.000,-

Sugiarti, Eggy Fajar Andalas, Arif Setiawan
Bahasa & Sastra
978-979-796-474-0 /e-ISBN : 978-979-796-476-4
2020
162
pertama
16 x 23 cm
2

Sinopsis Buku

Bidang ilmu sastra, sebagai salah satu rumpun ilmu sosial humaniora,
sering dianggap sebagai bidang keilmuan kelas dua. Anggapan ini
muncul setidaknya disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, ilmu sastra
dianggap tidak mampu memberikan sumbangsih terhadap pemecahan
problematika yang terjadi di masyarakat. Kedua, menekuni penelitian
sastra berarti berkutat dengan persoalan fiksi. Lantas mengapa karya fiksi
diteliti? Apakah penelitian tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan
manusia? Ketiga, ilmu sastra sering dianggap sebagai persoalan remeh
yang hanya berkaitan dengan estetika.
Di tengah berbagai stigma dan pelabelan terhadap bidang keilmuan
sastra, paradigma dalam bidang keilmuan sastra terus berkembang. Bidang
ilmu sastra terus berupaya untuk mengembangkan sejumlah metodologi
penelitiannya untuk dapat mencapai hasil yang lebih signifikan. Hal ini
dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya yaitu upaya menempatkan
studi sastra dalam isu-isu yang tumbuh dalam masyarakat. Artinya,
peneliti sastra perlu menempatkan konteks penelitiannya secara nyata
dalam problematika yang ada di dalam masyarakat.
Jika dilihat dalam konteks perkembangan mutakhir, epistemologi
sastra tidak hanya berkutat pada dimensi estetis semata, tetapi berusaha
masuk ke dalam dimensi etik untuk membongkar ideologi-ideologi yang
bersembunyi di balik teks sastra. Dalam konteks ini, disiplin sastra tidak
hanya berkutat pada upaya pendeskripsian hasil-hasil temuannya dalam
wilayah sastra, tetapi juga ikut terlibat dalam gerakan yang dikenal
sebagai paradigma emansipatoris.
Dalam kerangka ini, peneliti sastra ingin turut andil dalam
perubahan terhadap obyek material yang ditelitinya. Sastra tidak lagi
“mengasingkan” dirinya dengan berkutat pada persoalan estetika semata,
tetapi secara aktif ikut terlibat dalam penyelesaian berbagai permasalahan
kemanusiaan yang ada. Melalui penelitian sastra, hasil-hasil penelitian
berupaya untuk masuk dalam dimensi “moralitas” untuk membangun
kesadaran kritis manusia untuk melakukan pembangunan “manusia”.Hal ini tentunya dapat dilakukan jika pemahaman terhadap epsitemologi
sastra dikuasai dengan baik.
Buku ini dapat menjadi pegangan dalam melakukan penelitian
sastra, utamanya bagi mahasiswa. Hal ini menjadi penting karena banyak
ditemui mahasiswa yang kesulitan, alih-alih menyusun rancangan
penelitian, memahami hakikat sebuah penelitian. Dengan mengacu
pada desain penelitian kualitatif, diharapkan buku ini dapat menjadi
“pemandu” mahasiswa dalam memahami, merumuskan, dan merancang
desain penelitiannya.

Daftar isi

PRAKATA v
DAFTAR ISI vii
DAFTAR GAMBAR ix
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Pengetahuan vs Ilmu Pengetahuan 2
B. Asas Non-Positivistik 4
C. Ontologi, Espitemologi, dan Aksiologi Sastra 10
BAB II PENELITIAN KUALITATIF 17
A. Karakteristik Penelitian Kualitatif 18
B. Kapan Penelitian Kualitatif Digunakan 21
C. Struktur Umum Penelitian Kualitatif 23
D. Tradisi Hermeneutik dan Humanistik dalam Sastra 28
BAB III STUDI PUSTAKA DAN LAPANGAN 33
A. Studi Pustaka 33
B. Studi Lapangan 39
C. Perspektif Etik dan Emik 43
D. Informan, Responden, dan Subjek Penelitian 44
BAB IV MASALAH PENELITIAN 47
A. Masalah Penelitian, Tujuan Penelitian, dan Rumusan
Masalah 49
B. Sumber Masalah Penelitian 52
BAB V STUDI LITERATUR 59
A. Perkembangan Studi Obyektif Pada Obyek Material
yang Sama 59
B. Peta Literatur Penelitian 61
C. Perkembangan Asumsi Teoretis 62

BAB VI TEORI DALAM PENELITIAN KUALITATIF 65
A. Hakikat Teori 66
B. Fungsi Teori 68
C. Pemilihan Teori dalam Penelitian 69
BAB VII PENGUMPULAN DATA 71
A. Observasi 71
B. Wawancara 74
C. Dokumen 82
BAB VIII ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA 87
A. Persiapan dan Pengoranisasian Data 87
B. Reduksi Data 88
C. Penyajian Data 89
D. Penarikan Kesimpulan 90
BAB IX BEBERAPA PENDEKATAN PENELITIAN SASTRA 91
A. Romantisme 91
B. Formalisme 94
C. Strukturalisme 96
D. Semiotika 98
E. Marxisme 100
F. Psikologis 102
G. Sosiologis 104
H. Antropologis 108
I. Feminisme 109
J. Poskolonialisme 112
BAB X PROPOSAL PENELITIAN 115
A. Proposal Penelitian Sastra Tulis 115
B. Proposal Penelitian Sastra Lisan 129
DAFTAR PUSTAKA 145
DAFTAR ISTILAH 153
DAFTAR INDEKS 157