Tata Cara Penggeledahan dan penyitaan

Rp 11.000,-
Kuffal SH.
Hukum
979-3602-56-2
2005
110
Pertama
13 x 18

Sinopsis Buku

Di dalam Penjelasan Umum KUHAP diatur berlakunya beberapa asas yang bertujuan memberikan perlindungan terhadap keluhuran harkat serta martabat manusia yang terkenal dengan hak asasi manusia (HAM) salah satu diantaranya dirumuskan sebagai berikut: “Penangkapan, Penahanan, Pengeledahan dan Penyitaan hanya dilakukan berdasarkan perintah tertulis oleh Pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang dan hanya dalam hal dan dengan cara yang diatur dengan undang-undang”.
    Berdasarkan asas tersebut dapat difahami secara jelas bahwa tindakan aparat penegak hukum terutama yang berkedudukan dan berfungsi selaku penyidik dalam melakukan tindakan upaya paksa yang berkaitan dengan penggeledahan dan penyitaan pada dasarnya wajib dilakukan berdasarkan perintah tertulis dan mematuhi tata cara yang diatur dalam KUHAP. Namun demikian, meskipun sekarang ini KUHAP telah berusia lebih dari 24 tahun, ternyata dalam pelaksanaan dan penerapan ketentuan-ketentuan hukum acara pidana yang diatur dalam KUHAP tidak serta merta berjalan mulus sebagaimana yang didambakan oleh pembuat undang-undang. Karena dalam praktik hukum tidak jarang terjadi warga masyarakat masih mengalami dan merasakan adanya tindakan upaya paksa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang tidak sepenuhnya mematuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam KUHAP.

Daftar isi

Kata Pengantar  -iii-
Daftar Isi -vii-
BAB I PENGGELEDAHAN
Pengertian Penggeledahan -1-
Pejabat yang Berwenang Melakukan Tindakan Penggeledahan -2-
Tata Cara Penggeledahan Rumah -3-
Tata Cara Penggledahan Rumah Dalam Keadaan Perlu dan Mendesak -4-
Beberapa Ketentuan Yang Berkaitan
Dengan Penggeledahan -6-
Larangan Memasuki Tempat Tertentu -10-
Penggeledahan Di Luar Daerah
Hukum Penyidik -12-
Penggeledahan Badan -15-
Hubungan Penggeledahan dan
Penyitaan -18-
BAB  II PENYITAAN
Tindakan Penyitaan -21-
Fungsi Benda Sitaan Dalam
Pembuktian -25-
Tata Cara Penyitaan Dalam
Keadaan Biasa -30-
Tata Cara Penyitaan Dalam
Keadaan Perlu dan Mendesak -36-
Tata Cara Penyitaan Dalam
Keadaan Tertangkap Tangan -38-
Tata Cara Penyitaan Di Luar
Daerah Hukum Penyidik -41-
Penyerahan Benda Yang Dapat
Disita Kepada Penyidik -44-
Tata Cara Penyitaan Terhadap
Surat/Tulisan Lain -47-
Benda Yang Dapat Disita -49-
Rumah Penyimpanan Benda
Sitaan -52-
Penjualan dan Pengamanan Benda
Sitaan -56-
Pengembalian dan Pinjaman Benda  Sitaan -58-
Pemeriksaan Surat -65-
Tata Cara Pemeriksaan Surat Lain -66-
Penggeledahan dan Penyitaan Surat
Yang Dapat Memberikan Keterangan -72-
Pemeriksaan Surat Palsu -74-