Pengantar Teknik Industri

Rp 42.900,-
Teknik
978-979-796-106-0
103

Sinopsis Buku

Teknik Industri adalah disiplin ilmu keteknikan yang relatif baru dibanding disiplin ilmu lainnya. Di Indonesia, teknik industri sering dipahami secara kurang proporsional oleh beberapa kalangan. Hal ini menyebabkan tumpang tindih dalam bidang garap antara teknik industri dengan bidang lain.

Teknik Industri secara harfiah berarti berhubungan dengan rekayasa industri. Bidang garap teknik industri mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengaturan dan pengendalian aspek-aspek industri. Dengan kata lain, teknik industri mencakup pengelolaan. Pengelolaan disini bukan pengelolaan spesifik pada aspek material, energi, mesin ataupun sirkuit, akan tetapi teknik industri mengelola secara terpadu semua aspek-aspek industri. Keterpaduan ini memerlukan suatu pemahaman menyeluruh terhadap semua bidang industri.

Buku ini menjelaskan mengenai definisi, kedudukan, sejarah, perkembangan, ruang-lingkup, serta tantangan profesi teknik industri. Pada bab Awal diberikan studi kasus untuk menjelaskan bahwa teknik industri banyak berhubungan dengan masalah-masalah yang "soft" dan bukan "hard".

Daftar isi

Teknik Industri adalah disiplin ilmu keteknikan yang relatif baru dibanding disiplin ilmu lainnya. Di Indonesia, teknik industri sering dipahami secara kurang proporsional oleh beberapa kalangan. Hal ini menyebabkan tumpang tindih dalam bidang garap antara teknik industri dengan bidang lain.

Teknik Industri secara harfiah berarti berhubungan dengan rekayasa industri. Bidang garap teknik industri mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengaturan dan pengendalian aspek-aspek industri. Dengan kata lain, teknik industri mencakup pengelolaan. Pengelolaan disini bukan pengelolaan spesifik pada aspek material, energi, mesin ataupun sirkuit, akan tetapi teknik industri mengelola secara terpadu semua aspek-aspek industri. Keterpaduan ini memerlukan suatu pemahaman menyeluruh terhadap semua bidang industri.

Buku ini menjelaskan mengenai definisi, kedudukan, sejarah, perkembangan, ruang-lingkup, serta tantangan profesi teknik industri. Pada bab Awal diberikan studi kasus untuk menjelaskan bahwa teknik industri banyak berhubungan dengan masalah-masalah yang "soft" dan bukan "hard".

Adapun pembahasan perbab:

BAB 1 PENDAHULUAN

1.      POSISI TEKNIK INDUSTRI

2.      STUDI KASUS

   A.  Urutan Pengerjaan

   B.  Langkah-Langkah Pengerjaan

   C.  Problem Transportasi

3.      PEMBAHASAN

4.      RANGKUMAN

BAB 2 SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GLOBAL

1.      SEJARAH REKAYASA MANAJEMEN INDUSTRI

   A.    Era Manajemen Ilmiah

   B.    Studi Gerak Frank B. Gilbreth

   C.    Interaksi dan Produktivitas Elton Mayo

   D.    Linear Programming Dantzig

   E.    Pengaruh Komputer

2.      PERKEMBANGAN TERAKHIR REKAYASA INDUSTRI

3.      INDUSTRI DAN LINGKUNGAN GLOBAL

   A.   Kecenderungan Perubahan Global

   B.   Rekayasa Industri menghadapi Perubahan Global

4.      TANTANGAN PROFESI TEKNIK INDUSTRI

5.      RANGKUMAN

BAB 3 DEFINISI DAN RUANG LINGKUP

1.      INDUSTRI DALAM SUDUT PANDANG MIKRO

2.      INDUSTRI DALAM SUDUT PANDANG MAKRO

3.      DEFINISI TEKNIK INDUSTRI

4.      BIDANG KERJA PROFESI TEKNIK INDUSTRI

5.      PROSPEK PROFESI TEKNIK INDUSTRI

6.      RANGKUMAN

BAB 4 ANALISA DAN PERANCANGAN KERJA

1.      PENGUKURAN KERJA DENGAN STOP WATCH

   A.  Organisasi Pengukuran Kerja

1.      Asumsi Asumsi

2.      Pengukuran Kerja untuk Operasi Jasa

    B.   Prosedur Pengukuran Kerja

1.      Penetapan Tujuan Pengukuran

2.      Persiapan Awal Pengukuran Waktu Kerja

3.      Pengadaan Kebutuhan Alat-Alat Pengukuran Kerja

4.      Pembagian Operasi Menjadi Elemn-elmen kerja

   C.   Beberapa Metode Pengukuran Kerja

   D.   Penetapan JumlahSiklus Kerja yang Diamati

2.      PENGUKURAN WAKTU KERJA DENGAN METODE SAMPLING KERJA

   A.   Prosedur Pelaksanaan Sampling Kerja

   B.   Aplikasi Smpling Kerja untuk Aktivitas Maintenance

   C.   Aplikasi Sampling Kerja untuk Kegiatan Perkantoran (Office Work)

3.      ANALISA DAN PERANCANGAN KERJA

   A.   Prosedur Sistematis untuk Melaksanakan Analisa

   B.   Kapan Diperlukan Analisa dan Perancangan Kerja

   C.   Analisa Kerja dan Ekonomi Gerakan

   D.   Prinsip Ekonomi Gerakan

BAB 5 TEKNOLOGI PRODUKSI

1.      ASPEK ASPEK PETIMBANGAN TEKNIK PRODUKSI

   A.   Kriteria efisiensi

   B.    Disain Produk

   C.    Bahan Teknik

   D.    Pemilihan Proses dan Mesin

2.      MACAM-MACAM PROSES PRODUKSI

   A.    Pemesinan

   B.    Penyelesaian Permukaan

   C.    Penyambungan

   D.    Perubahan Sifat fisis

3.      BAHAN PLASTIK

   A.    Keuntungan dan Keterbatasan

   B.    Jenis Plastik

   C.    Bahan Baku

   D.    Cara Pemrosesan

     1. Cetak Tekan

     2. Cetak Transfer

     3. Cetak Injeksi Bahan Termoplastik

   E.     Perkembangan Produksi di Masa Mendatang

   F.     Otomatis dan Kontrol Numerik

BAB 6 PERENCANAAN PROSES

1.      JENIS-JENIS PROSES

    A.    Job Order

    B.    Produksi Masal

    C.    Batch

    D.    Kontinyu

2.      ALAT-ALAT ANALISA PROSES

    A.   Gambar Rakitan

    B.    Bagan Rakitan

    C.    Lembar Rute

    D.    Bagan Aliran Proses

BAB 7 PENJADWALAN PRODUKSI

1.      URUTAN PENGERJAAN FLOW SHOP DI 2 MESIN

2.      PENJADWALAN FLOW SHOP DI 3 MESIN

BAB 8 PENERAPAN SISTEM MRP

1.      INPUT DAN OUTPUT SISTEM MRP

2.      PRINSIP DASAR SISTEM MRP

    A.   Time Phasing

    B.    Status Persediaan

    C.    Syarat Pendahuluan

    D.    Asumsi Asumsi Sistem MRP

3.      PROSEDUR SISTEM MRP

    A.    Netting

    B.    Lotting

    C.    Offseting

    D.    Explosion

4.      FAKTOR PENYEBAB KESULITAN DALAM SISTEM MRP

     A.  Struktur Produk

     B.   Ukuran Lot

       1.  Metode Fixed Order Quantity (FOQ)

       2.  Metode Economic Order Quantity (EOQ)

       3.  Metode Lot-For-Lot (L4L)

       4.  Metode Fixed Period Requirement (FPR)

     C.   Lead Time yang Berbeda-beda

     D.   Kebutuhan yang Berubah

     E.    Komponen Umum

5.      DUA TIPE MRP

BAB 9 PERENCANAAN AGREGAT

1.      HUBUNGAN PERENCANAAN AGREGAT DAN JADWAL INDUK PRODUKSI

2.      PERENCANAAN AGREGAT DAN JIP SECARA SUBYEKTIF

3.      PERENCANAAN AGREGAT DAN JIP DENGAN METODE TRANSPORTASI

4.      PERENCANAAN AGREGAT DENGAN METODE 'LINEAR PROGRAMING'

BAB 10 PERENCANAAN PERSEDIAAN

1.     BIAYA DALAM SISTEM PERSEDIAAN

2.     MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) SEDERHANA

      A.    Menentukan Kapan Melakukan Order

      B.    Memperkirakan Jarak Waktu antar Pesan

      C.    Model EEQ dengan 'Back Order'

3.     MODEL 'ECONOMIC PRODUCTION QUANTITY' (EPQ)

4.     PENGEDALIAN PERSEDIAAN

      A.    Pengaruh Perubahan Elemen Biaya

      B.    Pengaruh Perubahan Lead Time

5.     PERSEDIAAN PENGAMAN (SAFETY STOCK)

BAB 11 SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME

1.      PENGHILANGAN PEMBOROSAN

      A.   Kelebihan Produksi

      B.   Pemborosan Waktu

      C.   Pemborosan Transportasi

      D.   Pemborosan Proses

      E.    Pemborosan Sediaan

      F.    Pemborosan Gerak

      G.   Pemborosan karena Produk Cacat

2.      PRODUKSI DALAM JUMLAH SEDIKIT

3.      PERATAAN JADWAL PRODUKSI

4.      PERBANDINGAN ANTARA SISTEM JIT DAN MRR

5.      LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN JIT

6.      KANBAN

      A.    Peraturan Kanban

      B.    Perhitungan Jumlah Kontainer

      C.    Autonomation

BAB 12 PERENCANAAN LINI PERAKITAN

1.      LINI PRODUKSI

2.      LINE BALANCING

3.     CONTOH PERENCANAAN KESEIMBANGAN LINTASAN

     A.   Penerapan Metode Positional Weight

     B.    Penerapan Metode Moodie-Young

BAB13 PERENCANAAN PROYEK

1.      PENERAPAN METODE CRITICAL PATH METHOD

BAB 14 PERENCANAAN TATA LETAK

1.     TATA LETAK PROSES DAN TATA LETAK PRODUK

2.     PEMILIHAN TATA LETAK

3.     PERBANDINGAN TATA LETAK PRODUK DAN TATA LETAK PROSES

BAB 15 PENGENDALIAN KUALITAS

1.      PENGERTIAN KUALITAS

2.      PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KUALITAS

3.      SIKLUS KUALITAS

      Desain System Perancangan dan Pengendalian Kualitas

4.      PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN STATISTIKA

      A.   Teknik Membuat Peta Kontrol

Peta kontrol untuk Atribut (Peta P & C)

BAB 16 MANAJEMEN PERAWATAN

1.     DAMPAK KERUSAKAN PERALATAN DAN MESIN INDUSTRI MANUFAKTUR

2.     BEBERAPA JENIS PEMELIHARAAN INDUSTRI MANUFAKTUR

3.     BERBAGAI PROGRAM PEMELIHARAAN

   A.   Pemeliharaan Kerusakan (Breakdown Maintenance)

   B.   Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance)

   C.   Pemeliharaan Peramalan (Predictive Maintenance)

   D.   Pemeliharaan Perbaikan (Corrective Maintenance)

4.      PENTINGNYA PROGRAM PEMELIHARAAN

5.      KUNCI KEBERHASILAN PROGRAM PEMELIHARAAN

6.      BIAYA PEMELIHARAAN

Sistem Dasar Penganggaran Pemeliharaan

7.      PENENTUAN SELANG PERAWATAN

BAB 17 PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PRODUK

1.     PROSES PERENCANAAN PRODUK

2.     DISAIN PRODUK YANG EFEKTIF

3.     REKAYASA NILAI

   A.  Definisi Fungsi

   B.   Konsep Nilai

   C.   Langkah-Langkah Pelaksanaan Analisa Nilai

4.     DAUR HIDUP PRODUK

   A.    Penelitian dan Pengembangan

   B.    Daur Hidup Produk

   C.    Hubungan Daur Hidup Produk dengan Gaya dan Mode Semusim

   D.    Pengembangan Produk

BAB 18 PERENCANAAN KEUANGAN

1.     ANALISIS TITIK IMPAS (BREAK EVENT POINT)

   A.  Analisis Biaya Total

   B.   Analisis Biaya Marginal

   C.   Manfaat Titik Impas

2.     EVALUASI EKONOMI

    A.   Teknik Penyusunan Cash Flow

    B.   Aliran Uang Bersih (Net Cash Flow)

    C.   Konsep Nilai Waktu dari Uang

    D.   Ekivalen

    E.   Analisa Net Present Value (NVP)

BAB 19 PERENCANAAN PERSONALIA

1.     DISAIN PEKERJAAN (JOB DESIGN)

   A.   Aspek-Aspek Desain Pekerjaan

   B.   Perluasan dan Pengkayan Pekerjaan

   C.   Alat-Alat Untuk Mendesain Pekerjaan

2.     PENGENDALIAN PERSONALIA SECARA INDIVIDU

   A.   Teori Maslow

   B.   Teori X dan Y (oleh Doglas Mc Gregor)

   C.   Teori Kebutuhan Mc Clelland

3.     PERILAKU KELOMPOK

   A.   Tahap-Tahap Perkembangan Kelompok

   B.   Kohesifitas Dalam Kelompok

4.     KEKUASAAN DAN POLITIK

5.     KONFLIK

    A.  Pandangan Tentang Konflik

    B.  Menciptakan Konflik yang Bersifat Fungsional

6.     LEADERSHIP

7.     SIKLUS KEHIDUPAN ORGANISASI

8.     MANAJEMEN PERUBAHAN

BAB 20 PERENCANAAN PEMASARAN

1.      SEGMENTASI PASAR (SEGMENTING)

2.      TARGETING (PENETAPAN PASAR SASARAN)

3.      PENETAPAN POSISI (POSITIONING) PRODUK

4.      IDENTIFIKASI CELAH PASAR

5.      SIKAP DAN KEBUTUHAN KONSUMEN

6.      MODEL MULTI ATRIBUT

7.      STRATEGI PEMASARAN

8.      KECENDERUNGAN GLOBAL

9.      KEUNGGULAN BERSAING