Pengantar Hukum Pidana

Rp 29.600,-
Hukum
979-3602-99-3
2006
297
kedua
5

Sinopsis Buku

Pengantar hukum pidana ini membahas tentang asas-asas atau dasar-dasar berlakunya Hukum Pidana. Sebagai materi pengantar Hukum Pidana, buku ini juga menyajikan konsep-konsep dasar tentang Hukum Pidana sebagai dasar dalam mamahami Hukum Pidana pada umumnya.

Asas-asas Hukum Pidana yang termuat dalam buku ini tidak saja meliputi asas-asas yang sudah dirumuskan secara tertulis dalam hukum positif seperti asas legalitas, tetapi juga memuat asas-asas yang belum dirumuskan secara tertulis dalam hukum positif seperti asas kesalahan.

Buku ini diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, praktisi hukum seperti Polisi, Jaksa, Hakim dan siapa saja yang respek terhadap Hukum Pidana.

Daftar isi

Pembahasan perbab:

BAB 1 PENGERTIAN HUKUM PIDANA

  1. Pengertian Hukum Pidana
  2. Jenis-Jenis Hukum Pidana
  3. Fungsi Hukum Pidana
  4. Sumber Hukum Pidan Indonesia
  5. Kedudukan Hukum Pidana Adat dalam Hukum Pidana Positif Indonesia dan Dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Baru

BAB 2 BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PIDANA MENURUT WAKTU

  1. Legalitas Hukum Pidana/ Lex Temporis Delectie/ Asas Legalitas
  2. Beberapa Aspek Asas Legalitas
  3. Perkembangan Asas Legalitas di Indonesia

BAB 3 BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG PIDANA MENURUT TEMPAT

  1. Asas Teritorial
  2. Asas Personal/ Asas Nasional Aktif
  3. Asas Perlindungan/ Nasional Pasif
  4. Asas Universal

BAB 4 ISTILAH DAN PENGERTIAN TINDAK PIDANA

  1. Istilah Tindak Pidana
  2. Pengertian Tindak Pidana
  3. Unsur Tindak Pidana
  4. Rumusan Tindak Pidana
  5. Jenis-Jenis Tindak Pidana

BAB 5 TEMPAT DAN WAKTU TERJADINYA TINDAK PIDANA/ LOCUS DAN TEMPUS DELICTI

  1. Teori Perbuatan Materiiil (perbuatan jasmaniah)
  2. Teori Instrumental
  3. Teori Akibat

BAB 6 AJARAN TENTANG PENYEBAB DARI SUATU AKIBAT

  1. Penyebab dari Suatu Akibat dalam Delik Comissi
  2. Penyebab dari Suatu Akibat dalam Delik Omissi (delik tidak berbuat)

BAB 7 SIFAT MELAWAN HUKUM

  1. Sifat Melawan Hukum Umum
  2. Sifat Melawan Hukum Khusus
  3. Unsur-Unsur Wederrecchtelijkheid Dalam Rumusan Delik

BAB 8 PERTANGGUNGJAWABAN DALAM HUKUM PIDANA

  1. Kesalahan dalam Hukum Pidana
  2. Sifat Opzet
  3. Opzet dalam Doktrin
  4. Hubungan Opzet dengan Dwaling
  5. Culpa/ Kealpaan

BAB 9 ALASAN-ALASAN YANG MENGHAPUSKAN PIDANA DAN PENUNTUTAN

  1. Overmatch (Daya Paksa)
  2. Pembelaan Terpaksa/ Noodweer (Pasal 49-1) KUHP
  3. Noodweer Exces (Pembelaan Terpaksa yang Melampaui Batas)

BAB 10 PERCOBAAN MELAKUKAN TINDAK PIDANA

  1. Tindak Pidana Kejahatan II
  2. Jenis Paging Menurut Doktrin

BAB 11 PELAKU DAN KETURUTSERTAAN

  1. Pelaku
  2. Membantu Melakukan

BAB 12 GABUNGAN TINDAK PIDANA PERBANDINGAN (SAMENLOOPVAN STRAFBARE FEITEN)

BAB 13 JENIS-JENIS PIDANA MENURUT KUHP

  1. Pidana Pokok
  2. Pidana Tambahan

BAB 14 TUJUAN PIDANA

  1. Teori Absulud atau Teori Pembalasan (vergeldings theorien)
  2. Teori Relatif atau Teori Tujuan (Doel Theorien)
  3. Teori Gabungan atau Teori Campuran (vernigings theorien)

Teori Pembinaan