Model Pendidikan Agama Islam dengan Pendekatan Tasawuf

Rp 31.500,-
Abd. Salam S.Pdi, M.Pdi
Agama Islam
978-979-796-142-8
2015
116
pertama
16 cm x 23 cm
6

Sinopsis Buku

Dengan krisisnya akhlak dan moral di sekolah perlu memerlukan pendidikan tasawuf, karena pendidikan tasawuf selain menghidupkan kembali nilai-nilai Islam, pendidikan tasawuf juga sebagai jalan penyelamat untuk membentuk akhlak siswa serta menjadikan jiwanya sebagai jiwa yang selalu berjiwa taqwallah kepada Allah SWT.
Pendidikan tasawuf merupakan ilmu yang menyatu dengan jiwa siswa sehingga dapat mebina akahlak siswa menjadi akhlak mulia/sufi. Nilai-nilai tasawuf serta model tasawuf itu dapat mengisi jiwa siswa menjadi jiwa yang taat kepada Allah SWT, sedangkan model tasawuf dapat membentuk siswa menjadi siswa yang selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Puncak dari segala pendidikan tasawuf adalah mengenal Allah SWT.
Puncak dari segala ibadah yakni tidak lain adalah mengenal Allah. karena tak kenal makanya tak sayang, tak sayang makanya tak cinta, seperti pepatah jika seseorang hamba tidak mengenal Allah maka sama halnya langit yang tak ada bintangnya, yang tak ada bulan dan matahari, serta pohon yang tak berbuah. Sebaliknya jika seseorang hamba mengenal Allah kita ibaratkan langit yang ada bintangnya, ada bulan dan ada matahari serta pohon yang ada buahnya. Seperti halnya iman dan ihsan, iman dan ilmu, maka saling selaras hubunganya. Pendidikan di sekolah, Pesantren, SMP, SMA, serta perguruan  tinggi perlu diberi benahan dan diberi jalan peneyalamat yakni adalah pendidikan tasawuf.

Daftar isi

Kata Pengantar        v
Daftar Isi        xix

Bab 1    Agama Sebagai Realitas Sosial: Penghampiran
        Epistemologi        3
A.    Pendahuluan        3
B.     Rekonstruksi Epistemologi Kajian Keagamaan        6
C.      Penyatuan Pendekatan Empatik-Objektif        10
D.     Menimbang Fenomenologi        13
E.     Memahami Kembali Pengertian dan Pengalaman
    Keagamaan        15
 
Bab 2    Menimbang Multikulturalisme dalam Kajian
        Keagamaan        25
A.    Pendahuluan        25
B.    Genealogi dan Perkembangan: dari Pluralisme ke
    Multikulturalisme        30
C.     Agama, Konflik, dan Kekerasan        40
D.     Studi Agama Berbasis Multikulturalisme dan Konstruksi
    Budaya Nir-Kekerasan        52
Bab 3    Realitas Sosial  Masyarakat Islam dalam Konstruksi
        Etnografi        63
A.     Pendahuluan        65
B.    Beberapa Contoh Etnografi        73
C.     Agenda Kajian Keagamaan        85

Bab 4    Mengkaji Agama sebagai Fenomena Ideologi dan
        Gerakan Sosial: Kasus Gerakan Fundamentalisme
        Agama        89
A.    Pendahuluan        89
B.     Pengertian dan Karakteristik Fundamentalisme        94
C.    Fundamentalisme Agama Sebagai Fenomena Gerakan
    Sosial: Suatu Tawaran Teoritik        103
D.     Penutup        113

Daftar Pustaka        535