JEJAK-JEJAK Permainan Tradisional Indonesia Untuk Pembelajaran Kesenian Di SD/MI

Rp 112.000,-
Tim Pgsd A
Pendidikan
978-979-796-256-2
2017
416
pertama
16 cm x 23 cm
4

Daftar isi

Daftar Isi
Kata Penagantar ............................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................ v
BAB I
Permainan Tradisional Berdasarkan Karakteristik Usia Pada Anak
1. Melatih dan Meningkatkan Kepekaan Intelegensi Keterampilan
Motorik Halus dan Kasar Anak Usia 6 Tahun Melalui
Permainan Engklek ................................................................. 3
2. Mengembangkan Perilaku Sosial dan Kemampuan Berpikir
Kritis pada Anak Usia 7 Tahun melalui Permainan GosDor ... 13
3. Meningkatkan Karakter Kerja Sama Siswa dalam Permainan
Tarik Tambang Pada Anak Usia 8 Tahun ................................ 26
4. Kontribusi Permainan Tradisional Kelereng dengan Kolaborasi
Drama Peran dalam Membangun Nilai-nilai Karakter
dan Melatih Kemampuan Motorik Pada Anak Usia 9 Tahun
di Sekolah Dasar ..................................................................... 34
5. Pengembangan Permainan Tradisional Batik Patle (Patil Lele)
untuk Meningkatkan Kemampuan Psikomotorik Siswa Usia
10 Tahun di Sekolah Dasar .................................................... 51
6. Solusi Pengintegrasian Pengembangan Self Regulation,
Perilaku Sosial, Kerja Sama, Psikomotorik, dan Intelektual
pada Anak Usia 11 Tahun Melalui Permainan Cari Ekor Emas . 60
7. Peningkatan Konsentrasi Anak 12 Tahun Melalui Permainan
Tradisional Olah Kata Knowledge.......................................... 68
8. Permainan Tradisional Pesapean (Sapi-sapian) dari Madura
untuk Meningkatkan Aspek Motorik Pada Anak Usia 12 Tahun
Kelas 6 Sekolah Dasar ............................................................ 77
BAB II
Permaianan Congklak Untuk Anak ABK
1. “Modifikasi Peraturan Permainan Congklak Sebagai Media
untuk Melatih Kesabaran, Ketelitian, Keterampilan Motorik
Halus, Sosial, dan Operasi Hitung Anak Tuna Laras Pada Usia
Sekolah Dasar” ....................................................................... 87
I viii I
2. Pemanfaatan Modifikasi Permainan Congklak Circle (Dakon)
sebagai Media Untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung
pada Anak Tunagrahita Ringan Kelas 2 SD............................ 99
3. Meningkatkan Kemampuan Afektif Anak Autis dalam
Mengenal Konsep Bilangan Bulat Melalui Permainan
Tradisional Congklak yang Dimodifikasi Dengan Dadu
untuk Anak kelas 2 SD ........................................................... 109
4. Pemanfaatan Modifikasi Permainan Wayang Kertas untuk
Melatih Kemampuan Mengenal Norma dan Aturan Bagi
Anak Tuna Laras Pada Kelas 3 SD .......................................... 119
119
5. Meningkatkan Kepekaan Indra Dengar dan Motorik
Pada Anak Tuna Netra Melalui Permainan Bola Bunyi .......... 127
6. Terapi Gerak Memindahkan Benda Melalui Modifikasi
Permainan Congklak Sedotan pada Anak Tunadaksa di SD ... 137
7. “Permainan Congklak Sebagai Media Pembelajaran Motorik
dan Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus Cerdas Istimewa
Bakat Istimewa” ..................................................................... 147
8. Pengembangan Permainan Dakonumerik sebagai Pembelajaran
Mengurutkan Bilangan untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Slow Learner Kelas I di SDN Sukopuro 01 ............................ 154
BAB III
Kekayaan Permainan Tradisional Anak-anak di Surabaya
1. “E- Bamboo (Egrang Bambu) sebagai Permainan Tradisional
untuk Peningkatan Kemampuan Sportivitas dan Keuletan Anak
dalam Proses Belajar” ............................................................. 165
2. Meningkatkan Kognitif Anak Kelas IV Melalui Modifikasi
Permainan Tradisional Bakiak Ban Motbe (Ban Motor Bekas) 173
3. Neboces (Nekeran Bolongan dan Boces) sebagai Permainan
Tradisional Khas Surabaya untuk Melatih Tetrasi (Ketelitian
dan Kosentrasi) dalam Tumbuh Kembang Anak..................... 186
4. Meningkatkankonsentrasi dan Strategi dalam Permainan
Congklak untuk Anak Kelas 3 di Kota Surabaya .................... 196
5. Permainan Boy-Boyan Khas Surabaya untuk Mengembangkan
Kemampuan Strategi dan Kerjasama Anak untuk Anak Kelas 6
di Sekolah Dasar ..................................................................... 203
6. Permainan Tradisional Benteng untuk Meningkatkan Motorik
Siswa Kelas IV ........................................................................ 208
I ix I
7. Meningkatkan Sportivitas, Tanggung Jawab, Kejujuran
Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Melalui Permainan
Gobak Sodor .......................................................................... 215
8. Egrang Culture of Surabaya sebagai Sarana Pembelajaran
Siswa Kelas 4 SD .................................................................... 224
9. Melatih Ketangkasan Tangan dan Kreativitas Anak
Usia 10 Tahun Melalui Permain Yo-yo Khas Surabaya ........... 235
BAB IV
Pengembangan Permainan Tradisional Ular Tangga Panjang
untuk Meningkatkan Keterampilan Seni Musik Siswa Kelas Rendah
1. Pengembangan Permainan Naborama (Naga Bonar Berirama)
untuk Meningkatkan Keterampilan Bermusik Anak
Sekolah Dasar (SD) dengan Media Funky Ballon ................... 247
2. Pengembangan Permainan Tradisional Ular Naga Panjang
untuk Meningkatkan Kreativitas Menggunakan Alat Musik
Botol Bernyanyi Pada Siswa Kelas Rendah di Sutojayan ....... 255
3. Mengembangkan Keterampilan Siswa Menggunakan
Alat Music Pianika Melalui Permainan Tradisional Ular Naga
Panjang Asal Dari Madura Jawatimur Untuk Kelas 2 SD ...... 264
4. Pengembangan Permainan Tradisional Ular Naga Panjang
dalam Pembelajaran anak Sekolah Dasar untuk Meningkatkan
Keterampilan Bermusik Siswa dengan Modifikasi Kecrekan
Sederhana Bahan Rongsokan ................................................. 272
5. Pengembangan Permainan Tradisional Ular Naga Panjang
Di Desa Gaprang Blitar Untuk Meningkatkan Keterampilan
Siswa Menggunakan Alat Pengembangan Musik BOX........... 282
6. Pengembangan Permainan Tradisional Ular Naga Panjang
untuk Meningkatkan Keterampilan Musik Siswa SD
Desa Ploso Pacitan dengan Media Dari Botol dan Biji Padi .. 289
7. Kolaborasi Pengembangan Permainan TradisionalLong Dragon
dengan Model Pembelajaran Bamboo Dancing untuk
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas 4
Sekolah Dasar ......................................................................... 298
8. Pengembangan Permainan Tradisional Ular Naga Panjang
di SDN 1 Belahan Rejo Kedamean Gresik untuk Meningkatkan
Keterampilan Ragam Seni Musik Bas Cetol ........................... 308
I x I
BAB V
Permainan Tradisional Berkelompok di Jawa Timur
1. Mengkonstruksi Minat Siswa Terhadap Permainan Tradisional
Boy Boy-an untuk Meningkatkan Intelegensi, Motorik Kasar
dan Kreativitas pada Siswa Kelas V SD Menggunakan Properti
Baju Perang dari Koran........................................................... 317
2. Meningkatkan Kerjasama Tim dan Melatih Konsentrasi
dengan Permainan Slorotan Khas Gresik Untuk Kelas V SD .. 327
3. Meningkatkan Minat dalam Permainan Tradisional Berkolompok
di Jawa Timur untuk Melatih Afektif Anak pada Usia 7 Sampai
12 Tahun Melalui Permainan Benteng-Bentengan ................. 333
4. Serunya Bermain Benthek (Patil Lele) Bersama Teman Guna
untuk Meningkatkan Sportivitas dan Motorik Pada Anak
Kelas 5 Sekolah Dasar ............................................................ 343
5. Dampak Positif Permainan Bakiak terhadap Anak
Sekolah Dasar Kelas 5 di Desa Paciran, Kecamatan Paciran,
Kabupaten Lamongan ............................................................ 350
6. Mengembangkan Perilaku Sosial dan Motorik Anak
dalam Permainan Tradisional Berkelompok Lompat Tali
Pada Anak Kelas 5 SD ............................................................ 356
7. Mengembangkan Gerak Motorik Anak Kelas V SD dengan
Permainan Kerjasama Kereweng Lari ...................................... 365
8. “ Meningkatkat Strategi, Kerjasama, dan Sportivitas Siswa
dengan Menggunakan Permainan Tradisional Rangku Alu
untuk Siswa Kelas 5 SD” ........................................................ 372
Daftar Pustaka ............................................................................... 383
Glosarium....................................................................................... 395