Indonesia sebagai Negara mairim dari Sudut Pandang

Rp 20.000,-
Prof. Dr. H. Laode M. Kamauluinn , M.Sc., M.Eng
Ekonomi
979 - 3602 - 38 - 4
2005
102
Pertama
15 x 23

Sinopsis Buku

Dalam karya intelektualnya, Prof. DR. Laode M. Kamaluddin, M.Sc, M. Eng, tidak hanya memandang maritim dari sudut pandang resource, namun beliau telah meletakan kerangka-kerangka non resource (maritim) sebagai “pagar” yang akan menjadikan sektor maritim menjadi sektor yang disegani. Kajian mengenai aspek lingkungan maritim, aspek hukum laut, aspek pertahanan dan keamanan di laut, dan bahkan warisan benda berharga didasar laut, tidak luput dari perhatian beliau. Hal inilah yang kami maksudkan bahwa cara pandang pembangunan ekonomi maritim harus berubah dari cakrawala yang hanya mengedepankan satu sektor yakni sektor perikanan kepada sektor-sektor maritim yang lebih luas cakupannya.
    Sebagai permulaan untuk menciptakan pandangan baru atau sebagai core keilmuan baru ekonomi maritim di Universitas Muhammadiyah Malang, kelihatannya gagasan Prof. DR. Laode M. Kamaluddin, M. Sc, M. Eng, sudah cukup memadai. Kami berharap, dalam jangka panjang pembangunan ekonomi maritim ini akan diikuti dengan kajian-kajian dan pengembangan ilmu-ilmu dasar dibidang maritim, misalnya pengembangan sains mengenai teknologi perkapalan untuk menunjang ekonomi transportasi laut, teknologi kepelabuhanan untuk menunjang ekonomi pelabuhan, teknologi penangkapan ikan dan pengembangan MCS (Monitoring, Controling, Surveillance) untuk menunjang ekonomi perikanan.

Daftar isi

Halaman
SAMBUTAN WAKIL PRESIDEN RI         i
SAMBUTAN REKTOR UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH MALANG         v
UCAPAN TERIMA KASIH         ix
DAFTAR ISI         xi
DAFTAR TABEL        xii
DAFTAR GAMBAR        xv

BAB I
LATAR BELAKANG          1

BAB II
KESEIMBANGAN POLA PEMBANGUNAN  
BERBASIS KONTINENTAL DAN MARITIM           17

BAB III
PEMBANGUNAN PROVINSI BERBASIS MARITIM         23
3.1.      Karakteristik Wilayan Provinsi
    Berbasis Maritim        27
3.2.   Gambaran Potensi Provinsi Maritim           29
3.3.   Dilema Provinsi Maritim        33

BAB IV
SUMBER DAYA EKONOMI MARITIM         35
A.    Transportasi dan Perhubungan Laut         35
B.    Pelabuhan Laut         38
C.    Perikanan Tangkap dan Budidaya         43
D.    Pertambangan dan Energi Lepas Pantai         48
E.    Pariwisata Bahari        53
F.    Sumber Daya Manusia Sektor Maritim        55

BAB V
STRATEGI DAN KEBIJAKAN
PEMBANGUNAN EKONOMI MARITIM DI
INDONESIA         63
A.    Dasar Kebijakan Pembangunan Ekonomi Maritim         63
B.    Strategi Pembangunan Ekonomi Maritim Dengan
    Konsep Kota Pantai        66
C.    Strategi Pembangunan Pulau Kecil
    di Pulau Perbatasan        82

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN         87

DAFTAR PUSTAKA         91
RIWAYAT HIDUP        95