![]() |
|
|||||||||||||||||||||||||||
Dalam membuat Surat Dakwaan Penuntut Umum harus menuliskan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan, disertai uraian unsur-unsur yuridis dan uraian fakta perbuatan/perbuatan materiil yang dilakukan oleh terdakwa secara cermat, jelas dan lengkap, kemudian diberi Tanggal dan ditandatangani oleh Penuntut Umum. Untuk membantu memudahkan pembuatan Surat Dakwaan, maka dalam buku ini telah dihimpun beberapa contoh Surat Dakwaan yang sudah pernah diajukan ke depan persidangan pengadilan, sehingga dapat digunakan sebagai pedoman. Buku ini dapat memberikan manfaat bagi para Jaksa yang bertugas selaku Penuntut Umum serta bagi para mahasiswa hukum dan warga masyarakat yang berminat memahami hal-hal yang berkaitan dengan Surat Dakwaan. Pembahasan perbab sebagai berikut : 1. Surat Dakwaan Perkara Pencurian.................................. 1-13 2. Surat Dakwaan Perkara Penggelapan dan Penipuan......... 14-31 3. Surat Dakwaan Perkara Narkotika................................... 32-45 4. Surat Dakwaan Perkara Kejahatan Terhadap Nyawa ........ 40-60 5. Surat Dakwaan Perkara Kejahatan karena Kealpaannya Menyebabkan Orang Lain Meninggal Dunia atau Menderita Luka............................................. 61-70 6. Surat Dakwaan Perkara Tindak Pidana Korupsi................ 71-110 7. Surat Dakwaan Perkara Kejahatan Terhadap Kesusilaan.................................................................... 111-114 8. Contoh Membuat Requisitoir........................................... 115-132 9. Contoh Membuat Memori Kasasi oleh Penuntut Umum.......................................................................... 133-150
|
||||||||||||||||||||||||||||