UMM gelar Workshop Penulisan dan Penerbitan Buku 2014

16 Desember 2014 | dibaca 3317

 

Untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan menulis dosen muda maupun senior Universitas Muhammadiyah Malang, Biro Administrasi Akademik dan UMM PRESS menyelenggarakan acara Workshop Penerbitan dan Penulisan Buku pada hari Sabtu, 6 Desember 2014 di Hall Ahmad Dahlan Hotel UMM Inn. Acara yang diikuti kurang lebih 200 dosen UMM ini, digelar dalam bentuk panel diskusi dengan 3 (tiga) pembicara, pertama oleh Direktur UMM PRESS  Drs. Wahyu Hidayat R, MM, kedua oleh Prof. Dr. Bambang Banu Siswoyo, MM (Pakar Publikasi Ilmiah dan mantan Direktur UM PRESS) dan yang ketiga oleh Husnun N. Djuraid (Senior Manager Koran Malang Post). Acara yang dipandu oleh Yunan Syaifullah, M.Si, Staf Ahli UMM PRESS, secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor II Prof. Dr. Bambang Widagdo, MM mewakili pihak rektorat. Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan perihal menurunnya grafik penulisan buku ajar akhir-akhir ini.  Untuk itu, belau memberikan motivasi para dosen muda dan dosen senior untuk memperbanyak tulisan dalam bentuk buku untuk menunjang pembelajaran dan memperkuat potensi akademik kampus sebagai sumber ilmu bagi mahasiswanya. "Kampus siap untuk menfasilitasi dan membantu semua dosen bila memang berniat dengan sungguh untuk menulis buku-buku ajar untuk anak didiknya sampai pada proses penerbitan yang dilimpahkan kepada UPT Penerbitan", tandas Prof. Bambang mengakhir sambutannya.

 

 

Dalam kesempatan yang sama, Drs. Wahyu hidayat, MM selaku Pimpinan UMM PRESS menyampaikan perihal perkembangan perbukuan di UPT. Penerbitan dan laporan mengenai naskah yang sudah diterbitkan serta agenda perkembangan naskah buku yang akan diterbitkan. Dalam paparannya Wahyu menjelaskan mengenai minimnya buku-buku dasar maupun pengantar bidang keilmuan seperti politik, kedokteran, kependidikan, keperawatan dan lainnya merupakan potensi besar bagi para dosen, sehingga nantinya UMM akan mempunyai buku-buku pokok yang bisa digunakan tidak hanya dikalangan sendiri tapi bisa dipakai rujukan oleh perguruan tinggi lainnya. "UMM PRESS selaku unit pelaksana teknis penerbitan buku-buku ajar yang ditulis oleh dosen-dosen umm siap untuk mempublikasikan, menerbitkan dan memasarkan buku-buku tersebut sehingga bisa memberikan warna baru bagi perkembangan buku perguruan tinggi dan juga mengangkat potensi menulis dosen UMM untuk bisa bersaing dengan penulis-penulis populer lain", pangkasnya.

 

 

Dibagian sesi berikutnya, Prof. Dr. Bambang Banu Siswoyo, MM mengawali presentasinya dengan memaparkan informasi terkini mengenai perkembangan keilmuan dan sumber daya akademik serta perkembangan publikasi ilmiah di Indonesia yang dibandingkan dengan Negara-negara lain di asia sampai dunia. Hal lain yang juga dipaparkan secara jelas dan rinci yaitu menganai aturan-aturan publikasi ilmiah sesuai dengan aturan terbaru yang keluarkan oleh dikti serta koreksi kekeliruan pengenai  karya ilmiah bagi para dosen seperti plagiasi yang bisa berakibat fatal bagi perkembangan jenjang karir dosen. Pengalaman sebagai Direktur Penerbitan buku Universtas Negeri Malang, Prof. Bambang juga memberikan trik-trik menulis dan metode serta alur-alur penerbitan buku mulai dari persiapan naskah sampai pada proses cetak dan distribusi.

 

 

Disesi terakhir, Husnun N. Djuraid, redaktur senior Malang Pos lebih banyak memberikan motivasi dan jurus-jurus jitu dalam menulis. Pengalamannya sebagai redaktur di Koran Malang Pos, Husnun lebih memberikan  penjelasan praktis dan dinamis dalam memulai menulis artikel maupun buku. “Jangan menunggu waktu untuk memulai menulis, dimanapaun, kapanpun kita bisa menulis sesuka hati. Karena ide itu datangnya tidak bisa diprediksi.  Manfaatkan canggihnya teknologi HP maupun Ipad dll untuk mengetik ide menulis itu. Jangan memikirkan judul tulisan dulu, tulis dulu seperti konsep air mengalir dan nanti akan ketemu sendiri judulnya’, tegas Husnun dalam presentasinya. Di akhir paparannya, Husnun memberikan kesempatan kepada semua dosen untuk menulis artikel yang nantinya akan dipublikasikan di Koran Malang Pos. “KKN dalam hal ini diperbolehkan untuk memberikan motivasi yang nyata bagi dosen yang suka menulis”, tandasnya dengan senyum.

 

 

Semoga acara ini akan memberikan standing points bagi dosen muda maupun senior untuk memacu semangat menulis tidak hanya buku-buku ajar tapi juga publikasi ilmiah lain yang berupa jurnal maupun artikel untuk terus mengasah kemampuan dan bersaing dalam bidang keilmuan untuk meningkatkan kualitas akademik perguruan tinggi dalam ikut mencerdaskan bangsa.(Rid)